https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bertemu MPR Uzbekistan, Ketua MPR Bicara Instrumen Pemersatu Indonesia

Eko Budhiarto | Senin, 29/06/2026 21:55 WIB



Bertemu MPR Uzbekistan, Ketua MPR Bicara Instrumen Pemersatu Indonesia Ketua MPR, Ahmad Muzani bersama Ketua Senat Oliv Majelis Republik Uzbekistan, T Narbayeva. (Foto: Humas MPR)

Uzbekistan, Jurnas.com - Ketua MPR, Ahmad Muzani bersama delegasi MPR RI berkunjung ke Senat Oliv Majelis Republik Uzbekistan di Uzbekistan, Senin (29/6/2026). Ketua MPR Ahmad Muzani diterima langsung oleh Ketua Senat Oliv Majelis Republik Uzbekistan, T Narbayeva.

Pada kesempatan ini, Muzani menyampaikan bahwa Uzbekistan adalah negara sahabat bagi Indonesia. Meski dibatasi oleh jarak geografis yang sangat jauh, tapi keinginan rakyat Indonesia untuk berkunjung ke Uzbekistan tidak terhalang oleh jarak yang jauh tersebut.

"Secara historis Uzbekistan dan Indonesia telah menjalin kerjasama dan persahabatan sejak puluhan tahun lalu. Di awali oleh Bung Karno yang ingin berziarah ke makam Imam Bukhari. Dari situ persahabat kita dan kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Uzbekistan terus terjalin dengan baik," kata Muzani.

Baca juga :
Eddy Soeparno Apresiasi Prabowo Turunkan Harga Gas Industri

Kemudian Muzani menjelaskan tentang keberagaman yang ada di Indonesia itu disatukan oleh bahasa. Menurutnya, bahasa Indonesia menjadi alat pemersatu yang sangat efektif di tengah perbedaan agama, ras, bahasa, dan suku.

"Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat besar. Perbedaan bahasa, suku, ras, dan agama semua disatukan oleh satu bahasa yang namanya bahasa Indonesia. Jadi bahasa itu menjadi instrumen yang sangat penting dalam upaya menyatukan semua perbedaan yang ada di Indonesia," ucap Muzani.

Baca juga :
Sabet Juara, SMAS Regina Pacis Bajawa Siap Bersaing di Tingkat Nasional

Muzani berharap ke depan akan ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Uzbekistan dan sebaliknya. Karena bagi Indonesia, mengunjungi Uzbekistan untuk berziarah ke makam Imam Bukhari akan sangat digemari oleh umat muslim Indonesia.

"Kita harap nanti akan ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Uzbekistan dan sebaliknya dari Uzbekistan ke Indonesia. Karena potensi wisata religi di Uzbekistan akan sangat diminati bagi jemaah Indonesia yang ingin ziarah ke makam Imam Bukhari dan dilanjutkan ibadah umroh. Jadi sebelum umroh ke Mekkah Madinah, jemaah Indonesia bisa transit Uzbekistan," jelas Muzani.

Baca juga :
Siti Fauziah: Juara LCC Empat Pilar Sulut Matangkan Persiapan Menuju Final

Selain itu, Ketua MPR juga berharap ke depan akan terjalin kerja sama bilateral Indonesia-Uzbekistan dalam hal pengembangan industri halal di masing-masing negara. Ini menjadi penting karena industri halal bukan sekadar kewajiban bagi umat, tapi telah bertransformasi menjadi tren ekonomi global yang menjanjikan.

"Populasi umat Muslim dunia terus tumbuh pesat dan diperkirakan mencapai hampir 30% dari total populasi dunia pada tahun 2030. Ini adalah basis konsumen raksasa yang membutuhkan kepastian produk yang sesuai dengan prinsip syariah," ucap Muzani.

"Bagi negara dengan mayoritas muslim seperti Indonesia dan Uzbekistan, memperkuat industri halal dalam negeri dapat mengurangi ketergantungan pada produk impor, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi," tutupnya.

Delegasi RI terdiri dari Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Anggota MPR RI Himmatul Aliyah, Puti Sari, Melati Erzaldi, Longki Djanggola, Hoerudin Amin, dan Johan Rosihan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Ahmad Muzani Ketua MPR

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777