https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Lewat Komik, Willy Aditya Ingin Pancasila Tak Lagi Sekadar Hafalan

Samrut Lellolsima | Senin, 29/06/2026 12:54 WIB



Saya ingin mengajak generasi muda memperdebatkan Pancasila dalam kerangka metodologi dan relevansinya. Pancasila tidak menyeramkan dan bukan sekadar slogan Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya meluncurkan buku “Komik Pancasila untuk Pemula” sebagai upaya menghadirkan pendekatan baru dalam pembelajaran Pancasila. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya meluncurkan buku “Komik Pancasila untuk Pemula” sebagai upaya menghadirkan pendekatan baru dalam pembelajaran Pancasila.

Melalui media cerita bergambar, Willy ingin nilai-nilai Pancasila lebih mudah dipahami dan dipraktikkan oleh generasi muda, bukan sekadar dihafalkan.

Baca juga :
Bareskrim Diminta Bongkar Aktor Intelektual di Balik Judol Internasional

“Kalau Pancasila hanya diajarkan lewat hafalan, dia hanya akan menjadi artefak di museum. Saya ingin Pancasila menjadi way of life dan way of thinking yang dipraktikkan setiap hari,” kata Willy saat peluncuran buku di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (28/6).

Willy menjelaskan, Komik Pancasila untuk Pemula merupakan buku keduanya setelah Pancasila di Rumahku.

Baca juga :
Rudianto Lallo: Kenaikan Kepercayaan Publik Modal Polri Perkuat Reformasi

Berbeda dengan buku sebelumnya yang lahir dari berbagai kegiatan literasi, seperti lomba podcast dan video pendek, karya terbarunya mengusung pendekatan visual agar lebih mudah dipahami berbagai kalangan, khususnya anak muda.

Menurut dia, proses penyusunan komik tersebut memakan waktu hampir dua tahun. Selama itu, ia melibatkan ilustrator, tim diskusi, hingga anak-anak sebagai pembaca awal untuk memastikan alur cerita dan visual dapat diterima dengan baik.

Baca juga :
Komisi XI DPR: Formula TKD 2027 Harus Adil dan Berpihak pada Daerah

Inspirasi penyusunan komik itu, lanjut Willy, berangkat dari kebiasaannya membacakan komik edukasi kepada anak-anak. Ia menilai gambar menjadi pintu masuk yang efektif untuk menumbuhkan minat baca sekaligus memudahkan pembaca memahami pesan yang ingin disampaikan.

Lebih lanjut, Politikus NasDem ini menegaskan bahwa Pancasila lahir dari tradisi dialog dan perdebatan, bukan sekadar dogma. Karena itu, generasi muda perlu didorong untuk terus mendiskusikan relevansi Pancasila dalam menjawab tantangan zaman, mulai dari perkembangan kecerdasan buatan (AI), transhumanisme, hingga transformasi digital.

“Saya ingin mengajak generasi muda memperdebatkan Pancasila dalam kerangka metodologi dan relevansinya. Pancasila tidak menyeramkan dan bukan sekadar slogan,” ujarnya.

Dalam komik tersebut, Willy menghadirkan tokoh-tokoh fiktif yang mengangkat persoalan kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan sekolah hingga hubungan antarteman.

Melalui cerita sederhana itu, ia ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila hidup dalam tindakan nyata, seperti menghargai perbedaan, bekerja sama, dan menjauhi kebencian.

“Kita adalah Pancasila. Ketika berbeda tetapi tetap bisa bekerja sama dan saling menghormati, itulah Pancasila,” tutur Anggota MPR RI Fraksi Partai NasDem itu.

Willy berharap buku tersebut menjadi pemantik lahirnya berbagai inovasi pembelajaran Pancasila yang lebih kreatif. Ia juga mengungkapkan tengah menyiapkan proyek ketiga berupa serial cerita bergambar yang mengulas sejarah dan makna lambang pada setiap sila Pancasila.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, menyambut baik peluncuran buku tersebut. Menurutnya, upaya membumikan Pancasila membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa dan tidak dapat dilakukan oleh BPIP semata.

“Di tengah pergulatan membumikan Pancasila, hari ini kami mendapat angin segar dari Pak Willy Aditya. Komik ini menjadi salah satu cara kreatif untuk mengaktualisasikan Pancasila di tengah masyarakat,” kata Rima.

Ia menilai pendekatan melalui komik dapat menjadi medium yang efektif untuk memperluas pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peluncuran buku tersebut turut dihadiri Putri Proklamator Halida Hatta, Kepala LPSK Ahmadi, Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim, Wakil Ketua Komisi XIII DPR Dewi Asmara, Sekjen MPR Siti Fauziah, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq, serta sejumlah anggota DPR, pejabat kementerian/lembaga, dan tokoh nasional lainnya.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Ketua Komisi XIII Willy Aditya Komik Pancasila generasi muda Politikus NasDem

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777