https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Di Hadapan Guru Besar, Fadli Zon Dorong Hilirisasi Kebudayaan

Muhammad Habib Saifullah | Senin, 29/06/2026 09:31 WIB



Menbud Fadli Zon mendorong hilirisasi kebudayaan agar nilai tambah dari warisan budaya dapat kembali kepada para pelaku budaya Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon saat menjadi pembicara dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mendorong hilirisasi kebudayaan agar nilai tambah dari warisan budaya dapat kembali kepada para pelaku budaya, seniman, perajin, komunitas adat, serta daerah asal kebudayaan tersebut tumbuh.

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (28/6).

Menurutnya, kebudayaan merupakan sumber daya peradaban sekaligus mesin pertumbuhan ekonomi (engine of growth) yang mampu menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Baca juga :
Menteri KKP Dorong Penelitian Sektor Kelautan Digencarkan

"Kemandirian ekonomi yang kita cita-citakan harus tumbuh dari kekuatan sendiri, berpihak kepada rakyat, dan berakar pada kebudayaan Indonesia. Sebab bangsa yang berdaulat adalah bangsa yang mengenal dirinya, menguasai sumber dayanya, memproduksi pengetahuannya, dan memastikan kesejahteraan kembali kepada rakyatnya," kata Fadli Zon.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Kebudayaan akan terus memperkuat sejumlah agenda strategis, antara lain penguatan data kebudayaan nasional, perluasan hilirisasi kebudayaan, penguatan perlindungan hak cipta dan kekayaan intelektual komunal.

Baca juga :
Menkeu Yakin Ekonomi Indonesia Tumbuh hingga 8 Persen

Fadli Zon juga menekankan bahwa kemandirian ekonomi tidak semata-mata dipahami sebagai persoalan fiskal, moneter, maupun perdagangan, tetapi juga berkaitan erat dengan kemampuan bangsa dalam menguasai pengetahuan, menjaga identitas, memperkuat kohesi sosial, serta mengolah kreativitas masyarakat.

"Kebudayaan adalah modal dan infrastruktur peradaban. Kebudayaan membentuk cara bangsa berproduksi, beradaptasi, berinovasi, dan membangun solidaritas. Karena itu, kebudayaan harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi kemandirian ekonomi, bukan sebagai elemen dekoratif atau pelengkap pembangunan," ujarnya.

Baca juga :
Prabowo: Jangankan Usul dari Profesor, Usul Anak Desa Saya Tindaklanjuti
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Hilirisasi Kebudayaan KSTI 2026

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777