Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga
Jakarta, Jurnas.com - Sikap kritis PDI Perjuangan (PDIP) sebagai partai penyeimbang meski dihormati. Sikap tersebut harus dihormati sebab memberikan keuntungan bagi iklim demokrasi agar DPR tetap memiliki mitra kritis.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga, kepada wartawan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurutnya, posisi politik PDIP adalah sikap yang konstruktif.
"PAN berpandangan, bahwa sikap politik PDIP mesti dihormati karena hal itu justru menjadi keuntungan bagi demokrasi karena di DPR ada kekuatan penyeimbang, sebagai mitra kritis pemerintah," kata Viva.
Kata Viva, PDIP bisa mengoreksi kebijakan pemerintah yang dianggap tak tepat, begitu pun sebaliknya. Sehingga, Viva mengaku tak mempersoalkan jika ada kader PDIP yang turun dalam aksi demonstrasi.
"Jika ada kader PDIP yang turun ke jalan melakukan demonstrasi, hal itu adalah wajar saja sebagai cerminan dari sikap tegas yang berada di luar pemerintah," katanya.
Menurut Viva, secara objektif, PDIP telah menegaskan sikap untuk berada di luar pemerintah dan hal itu dibuktikan dengan tak ada kadernya di kabinet.
Oleh karenanya, dia menganggap, sikap kritis PDIP terhadap pemerintah merupakan suatu keniscayaan.
"Jika PDIP bersikap kritis terhadap pemerintah dan berposisi sebagai `partai oposisi`, hal itu sudah menjadi taken for granted, atau sebagai suatu kepastian dan keniscayaan," ujar Viva.
Senin, 22/06/2026 14:30 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:46 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:26 WIB
Sabtu, 13/06/2026 05:40 WIB