https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Korban Tewas Gempa Filipina Selatan Jadi 37 Orang, Kerugian Capai Miliaran

Muhammad Habib Saifullah | Selasa, 09/06/2026 18:31 WIB



Sedikitnya 37 orang dilaporkan tewas dan sekitar 500 lainnya mengalami luka-luka pascagempa bumi tektonik bermagnitudo 7,8 yang mengguncang wilayah Filipina Bangunan runtuh di Filipina usai gempa 7,8 SR (Foto: Associated Press)

Jakarta, Jurnas.com - Sedikitnya 37 orang dilaporkan tewas dan sekitar 500 lainnya mengalami luka-luka pascagempa bumi tektonik bermagnitudo 7,8 yang mengguncang wilayah Filipina selatan pada Senin (8/6) pagi.

Otoritas Pertahanan Sipil Filipina mengonfirmasi bahwa mayoritas korban jiwa disebabkan oleh bencana tanah longsor, tenggelam, serta hantaman reruntuhan puing bangunan.

Menurut Kantor Pertahanan Sipil Filipina, korban jiwa disebabkan oleh tanah longsor yang dipicu oleh gempa, tenggelam, dan luka-luka akibat tertimpa puing-puing yang jatuh atau runtuh. Di Provinsi Sarangani, sebanyak 14 orang tewas ketika tanah longsor menimbun rumah mereka di kaki gunung.

Baca juga :
32 Ribu Warga Filipina Mengungsi pasca Gempa 7,8 SR

Departemen Pendidikan Filipina menyampaikan bahwa gempa itu berdampak terhadap lebih dari 8.600 sekolah, mengganggu aktivitas pembelajaran bagi lebih dari 4 juta siswa dan lebih dari 150.000 personel sekolah. Departemen Energi Filipina menuturkan bahwa sekitar 864.000 rumah tangga mengalami pemadaman listrik.

Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya Filipina memaparkan nilai kerusakan properti yang disebabkan oleh gempa tersebut mencapai 1 miliar peso Filipina (1 peso Filipina setara dengan Rp293) atau sekitar 16,2 juta dolar AS (1 juta dolar AS sama dengan Rp18.171) di General Santos City, kota pelabuhan berpopulasi lebih dari 700.000 jiwa.

Baca juga :
Gempa Filipina Tewaskan 19 Orang, 130 Lainnya Luka-luka

Menurut otoritas penerbangan sipil, operasi pendaratan dan lepas landas di Bandar Udara Internasional General Santos saat ini dibatasi hanya untuk penerbangan pemerintah, militer, dan kemanusiaan hingga 11 Juni pukul 18.00 waktu setempat.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Philippine Institute of Volcanology and Seismology) mengatakan gempa tektonik tersebut terjadi pada pukul 07.37 waktu setempat di kedalaman 33 km, dengan pusat gempa terletak 32 km di sebelah barat daya pesisir wilayah Maasim di Provinsi Sarangani, Pulau Mindanao.

Baca juga :
Gempa 7,8 SR Guncang Filipina, 12 Orang Tewas Tertimpa Bangunan
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gempa Filipina Korban Gempa Filipina Selatan Total Kerugian

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777