Ilustrasi - kalender tahun 2026 (Foto: deeradsparrow)
Jakarta, Jurnas.com - Memasuki pertengahan minggu di awal bulan Juni, tanggal 3 Juni 2026 yang jatuh pada hari Rabu menyimpan berbagai momentum penting.
Dikutip dari berbagai sumber, hari ini tidak hanya menjadi penanda kalender biasa, melainkan diisi oleh rangkaian peringatan yang sarat akan nilai sejarah, edukasi, ekonomi, serta kampanye lingkungan.
Di tingkat nasional, tanggal 3 Juni diperingati sebagai Hari Pasar Modal Indonesia, momentum ini menjadi tonggak sejarah penting bagi industri keuangan dan investasi di Tanah Air.
Sejarah mencatat bahwa pada 3 Juni 1977, Pemerintah Indonesia secara resmi mengaktifkan kembali pasar modal dalam negeri setelah sempat vakum.
Sejak saat itu, bursa saham berkembang menjadi pilar utama penyokong pertumbuhan ekonomi nasional.
Peringatan hari ini umumnya dimanfaatkan oleh otoritas terkait, seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) dan OJK, untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mengajak masyarakat cerdas berinvestasi lewat instrumen legal seperti saham, reksa dana, dan obligasi.
Bagi warga Jawa Barat, khususnya Kota dan Kabupaten Bogor, 3 Juni merupakan hari yang sangat bersejarah.
Tanggal 3 Juni ditetapkan sebagai Hari Jadi Bogor (HJB). Penetapan ini merujuk pada momen penobatan Sri Baduga Maharaja sebagai Raja Pajajaran pada tanggal 3 Juni 1482 silam.
Di tahun 2026 ini, Bogor merayakan hari jadinya yang ke-544 tahun dengan berbagai rangkaian acara kebudayaan, upacara adat, serta evaluasi pembangunan daerah.
Bergerak ke ranah global, masyarakat dunia hari ini merayakan Hari Sepeda Sedunia (World Bicycle Day). PBB secara resmi menetapkan peringatan ini sejak tahun 2018 berkat inisiatif dari Profesor Leszek Sibilski.
Esensi dari Hari Sepeda Sedunia adalah mempromosikan sepeda sebagai moda transportasi yang sederhana, murah, menyehatkan, dan ramah lingkungan.
Di tengah isu pemanasan global yang kian krusial pada tahun 2026, kampanye penggunaan sepeda kembali digalakkan secara masif di berbagai negara untuk menekan emisi karbon dan polusi udara di area perkotaan.
Jum'at, 29/05/2026 14:53 WIB