https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Din Syamsuddin: Jangan Biarkan Perbedaan Politik Pecah Belah Umat

Gery David Sitompul | Rabu, 27/05/2026 14:32 WIB



Tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mengingatkan agar perbedaan pilihan politik, organisasi, maupun pandangan keagamaan tidak menjadi pemicu perpecahan umat. Tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin

Jakarta, Jurnas.com - Tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mengingatkan agar perbedaan pilihan politik, organisasi, maupun pandangan keagamaan tidak menjadi pemicu perpecahan umat Islam. 

Pesan itu disampaikan Din saat menyampaikan khutbah Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Al Azhar, Rabu, 27 Mei 2026.

"Janganlah umat ini, hanya karena perbedaan organisasi, hanya karena perbedaan paham keagamaan, hanya karena perbedaan aspirasi dan kepentingan politik, kemudian kita terjebak pada perpecahan di antara kita," kata dia.

Baca juga :
Lapas Salemba Potong 33 Hewan Kurban: Sarana Introspeksi Diri

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menilai keberagaman organisasi Islam di Indonesia seharusnya menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan dan kesatuan umat, bukan sebaliknya memicu konflik internal.

Menurut Din, pertikaian di kalangan umat hanya akan membawa kegagalan. Dia pun mengutip pesan Al-Qur’an agar umat tidak saling bertikai karena dapat menghilangkan kewibawaan dan kekuatan umat Islam.

Baca juga :
Rano Karno Yakin Warga Jakarta Sudah Paham Kelola Limbah Kurban

"Jangan berkonflik, jangan bertikai, karena kalian akan gagal dan kewibawaan; kehebatan kalian sebagai umat Islam akan hilang," ucapnya

Dalam kesempatan itu, Din berbicara tentang status Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Menurutnya, hal itu belum berbanding lurus dengan kualitas di berbagai bidang.

Baca juga :
Jusuf Kalla: Idul Adha Momentum Pengorbanan dan Keberdayaan Umat

"Umat Islam di Indonesia dewasa ini masih menghadapi masalah besar, yaitu adanya kesenjangan antara kuantitas dan kualitas. Jumlah umat Islam yang besar, tetapi belum disertai dengan kualitas," kata Din.

Dia menyebut umat Islam saat ini masih tertinggal dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari sosial, politik, hingga ekonomi. Posisi umat Islam saat ini bahkan terpinggirkan.

"Namun, jika kita amati secara jujur, dalam kehidupan nasional umat Islam belum berperan, umat Islam belum menentukan, umat Islam bahkan terpinggirkan khususnya dalam bidang ekonomi," katanya.

Menanggapi berbagai perbedaan yang sering muncul di tengah masyarakat, Din mengajak umat untuk mengedepankan prinsip yang penuh toleransi. Dia menekankan bahwa dalam menghadapi perbedaan, prinsip persaudaraan harus tetap dijunjung tinggi.

Oleh karena itu, Din mengajak seluruh umat untuk bangkit menampilkan peran kebangsaannya. Dia menekankan bahwa tanggung jawab umat Islam saat ini adalah memajukan dan membebaskan Indonesia dari segala bentuk kemungkaran guna mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.

"Jika para pahlawan yang terdiri dari para ulama pada masa lampau telah mengorbankan diri untuk menegakkan negara tercinta. Inilah saatnya bagi kita umat Islam juga untuk menampilkan pengorbanan bagi kemajuan bangsa dan negara kita," ujar mantan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin Perbedaan Politik Idul Adha

Terkini | Senin, 03/08/2026 01:14 WIB

News

Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 38 Orang, Ribuan Warga Belum Bisa Pulang

News

Partai Gelora Luncurkan Desk Verifikasi Partai Politik

News

Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 227 Selamat, Lima Meninggal Dunia

News

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 4 Penumpang Tewas, 218 Lainnya Selamat

News

Komdigi Tegur YouTube Imbas Promosi Vape Libatkan Anak, Beri Tenggat 3 Hari

Info Bank BNI

BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Gaya Hidup

Studi: Konsumsi Protein Berlebih Tanpa Olahraga Berpotensi Percepat Penuaan

Gaya Hidup

Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777