https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

DPR Dorong KEK Kura-Kura Island Utamakan Mitigasi Lingkungan

Untung Subagja | Rabu, 06/05/2026 13:05 WIB



Desain besar KEK Kura-Kura Island sebagai upaya strategis untuk menekan kebocoran ekonomi Anggota DPR RI Novita Hardini (Foto: Ist)

Denpasar, Jurnas.com – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyampaikan apresiasinya terhadap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Island di Bali. Dalam kunjungannya, Novita menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah besar bagi citra pariwisata Indonesia di kancah internasional, namun ia memberikan catatan kritis terkait pengelolaan sumber daya alam dan dampak lingkungan.

Ia menyebut desain besar KEK Kura-Kura Island sebagai upaya strategis untuk menekan kebocoran ekonomi, di mana fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga pusat perbelanjaan kelas dunia dihadirkan di dalam negeri.

"Kita bangga ada grand design yang luar biasa dan megah ini. Ini adalah upaya agar masyarakat kita tidak perlu lagi ke luar negeri untuk sekolah, berobat, atau belanja. Kita harus apresiasi itu," ujar Novita.

Baca juga :
Arteta Sebut Lolos ke Final UCL Sebagai Momen Terbaik dalam Kariernya

Meski mendukung dari sisi ekonomi, Ia mengingatkan bahwa pembangunan ini menggunakan anggaran dari pajak rakyat, sehingga asas keadilan bagi masyarakat lokal harus menjadi prioritas utama. Lebih lanjut, dirinya menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan agar manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati oleh pihak tertentu.

Satu hal yang menjadi perhatian serius politisi fraksi PDI Perjuangan itu adalah mitigasi krisis air tanah yang saat ini tengah melanda Bali dan berbagai wilayah di Indonesia. Ia mendesak pengelola KEK Kura-Kura Island untuk memiliki sistem pengelolaan air yang mandiri dan berkelanjutan.

Baca juga :
Arteta Bangga Arsenal Melaju ke Final Liga Champions

"Saya tanya tadi soal mitigasi air. Jangan sampai pembangunan semegah ini justru mengambil hak-hak air masyarakat sekitar. Saat ini mereka menjawab belum siap sepenuhnya, dan ini tugas kami di DPR RI untuk terus mendorong pemerintah dan mitra terkait agar menjadi `bapak asuh` bagi KEK ini supaya persiapannya matang," tegas legislator asal Dapil Jawa Timur VII tersebut.

Selain masalah air, Dirinya juga menyoroti potensi dampak limbah pembangunan terhadap ekosistem laut, mengingat lokasi proyek yang berbatasan langsung dengan perairan.

Baca juga :
Hari Ini, Rawit Merah Rp63.850 per Kilogram

Ia meminta teknis pengelolaan sedimentasi dan limbah cair diperhatikan secara detail agar tidak mencemari laut, berkaca pada keberhasilan pengelolaan limbah di wilayah Sanur dan Nusa Dua.

"Kita tidak boleh hanya fokus pada aspek ekonomi jangka pendek, misalnya hanya untuk 5-10 tahun ke depan. Kita ingin keberlanjutan. Jangan sampai ada bencana atau kekeringan akibat pembangunan yang abai terhadap aspek lingkungan. Ekonomi harus berjalan beriringan dengan kelestarian alam demi kepentingan rakyat," tutupnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

KEK Kura-Kura Novita Hardini Mitigasi Lingkungan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777