Ibu korban penembakan sekolah Palestina oleh pemukim Israel (Foto: AFP)
Tel Aviv, Jurnas.com - Gelombang kekerasan oleh pemukim Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat kembali memakan korban jiwa pada Selasa (21/4) sore.
Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi bahwa tembakan dari pemukim menewaskan dua orang warga Palestina dan melukai beberapa lainnya dalam serangan di sebuah sekolah, sebagaimana laporan Arab News.
Korban tewas diidentifikasi sebagai Aws Al-Naasan (14), seorang pelajar sekolah, dan Marzouq Abu Naim (32). Keduanya kehilangan nyawa saat sekelompok pemukim menyerang Sekolah Menengah Laki-laki Al-Mughayyir yang terletak di sebelah timur Ramallah. Selain korban tewas, tembakan peluru tajam juga melukai tiga orang lainnya dalam insiden tersebut.
Di lokasi berbeda pada Selasa pagi, seorang remaja Palestina berusia 16 tahun, Muhammad Al-Jaabari, tewas setelah ditabrak dengan sengaja oleh kendaraan yang dikemudikan pemukim Israel di dekat Hebron.
Selain itu, Kementerian Kesehatan juga mengumumkan wafatnya Raja Bitawi (49), yang meninggal dunia akibat luka-luka akibat tembakan tentara Israel di Jenin yang dideritanya hampir dua tahun lalu.
Meningkatnya serangan terhadap warga sipil Palestina ini terus mendapat perhatian internasional. Bulan lalu, Inggris dan Uni Eropa mengecam lonjakan kekerasan oleh pemukim dan mendesak pemerintah Israel untuk segera menghentikan serangan tersebut serta "melindungi populasi Palestina di wilayah pendudukan."
Berdasarkan data dari Komisi Perlawanan Tembok dan Pemukiman, tercatat setidaknya 497 serangan telah dilakukan oleh pemukim Israel di Tepi Barat sepanjang bulan Maret. Mayoritas serangan ini terkonsentrasi di wilayah Hebron, Nablus, Ramallah, dan Yerusalem.
Secara hukum internasional, seluruh pemukiman Israel di Tepi Barat dianggap ilegal. Saat ini, di luar Yerusalem Timur, diperkirakan terdapat sekitar 500.000 pemukim Israel yang tinggal di Tepi Barat bersama dengan sekitar 3 juta warga Palestina di bawah kondisi keamanan yang kian genting.
Selasa, 14/04/2026 21:18 WIB