https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Normalisasi Hubungan, Perwakilan AS Temui Menteri Pertahanan Suriah

Mutiul Alim | Selasa, 21/04/2026 22:47 WIB



Menteri Pertahanan Republik Arab Suriah, Murhaf Abu Qasra, menerima kunjungan delegasi militer Amerika Serikat yang dipimpin oleh Mayjen Kevin J. Lambert Pertemuan antara Menteri Pertahanan Suriah dan delegasi militer Amerika Serikat (Foto: SANA)

Damaskus, Jurnas.com - Menteri Pertahanan Republik Arab Suriah, Murhaf Abu Qasra, menerima kunjungan delegasi militer Amerika Serikat yang dipimpin oleh Mayjen Kevin J. Lambert pada Selasa (21/4).

Menurut laporan Arab News, pertemuan ini menandai fase baru dalam hubungan bilateral kedua negara yang sebelumnya sempat bersitegang selama lebih dari satu dekade.

Mayjen Lambert, yang menjabat sebagai komandan pasukan koalisi internasional melawan Daesh (Combined Joint Task Force – Operation Inherent Resolve), membahas perkembangan regional terkini bersama Abu Qasra dan Kepala Intelijen Umum Suriah, Hussein Al-Salama.

Berdasarkan laporan kantor berita resmi Suriah, SANA, pertemuan tersebut mengeksplorasi cara-cara untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang militer.

Momen ini menjadi sangat signifikan karena bertepatan dengan keberhasilan tentara Suriah mengambil alih kendali atas pangkalan udara Qasrak di wilayah pedesaan Hasakah pekan ini.

Pangkalan tersebut merupakan fasilitas terakhir yang diserahkan oleh pasukan AS kepada militer Suriah, sebuah langkah yang secara efektif membantu Damaskus memulihkan kendali penuh atas seluruh kedaulatan wilayahnya.

Peningkatan koordinasi militer ini merupakan buah dari membaiknya hubungan antara Damaskus dan Washington sejak pertemuan bersejarah pada Oktober 2025. Saat itu, Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa diterima oleh Presiden Donald Trump di Gedung Putih, yang menjadi titik balik normalisasi hubungan kedua negara.

Amerika Serikat pertama kali membangun kehadiran militernya di Suriah pada 2014 sebagai bagian dari intervensi koalisi internasional untuk memerangi kelompok teroris Daesh.

Setelah lebih dari satu dekade operasi militer, penyerahan pangkalan terakhir di Hasakah ini menandakan berakhirnya kehadiran fisik pasukan AS di darat, sekaligus mengukuhkan pengakuan Washington terhadap pemerintahan Al-Sharaa dalam menjaga stabilitas kawasan pasca-konflik.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hubungan AS dan Suriah Kevin J. Lambert Normalisasi Hubungan Timur Tengah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777