https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Respons BGN soal Pengadaan Laptop 32.000 Unit dan Alat Makan Rp4 T

Agus Mughni | Selasa, 14/04/2026 09:43 WIB



Kepala BGN Dadan mengatakan bahwa pengadaan barang-barang tersebut memang ada sebagai bagian dari kebutuhan operasional Program MBG, namun jumlahnya tidak besar Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana (Foto: BGN)

Jakarta, Jurnas.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan penjelasan terkait pengadaan sejumlah barang dalam Program Makan bergizi Gratis (MBG) seperti kaos kaki, laptop, dan alat makan yang menjadi sorotan publik.

Kepala BGN Dadan mengatakan bahwa pengadaan barang-barang tersebut memang ada sebagai bagian dari kebutuhan operasional Program MBG, namun jumlahnya tidak sebesar yang ramai diberitakan.

"Pengadaan itu ada, tetapi tidak sebanyak yang disebutkan. Misalnya laptop 32.000 unit dan alat makan senilai Rp4 triliun sama sekali tidak benar," kata Dadan di Jakarta, Senin (13/4).

Baca juga :
Jangan Jadi Orang yang Tak Peduli, Ini Pesan Rasulullah

Dia menegaskan, pengadaan kaos kaki, laptop dan alat makan dilakukan sesuai kebutuhan riil di lapangan dan tidak dalam jumlah fantastis seperti yang beredar.

Dadan menyampaikan, sepanjang tahun 2025, pengadaan laptop di lingkungan BGN hanya dilakukan sebanyak 5.000 unit. “Pengadaan laptop bukan 32.000 unit seperti yang beredar, tetapi hanya sekitar 5.000 unit sepanjang 2025,” ujarnya.

Baca juga :
BNI Bergerak Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Selain itu, terkait pengadaan alat makan hanya dilakukan untuk 315 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun melalui pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Pengadaan alat makan hanya untuk 315 SPPG yang dibiayai APBN dengan pagu sekitar Rp215 miliar," ujar Dadan.

Baca juga :
Beragam Amalan Sunnah di Bulan Rabiul Awwal

Dadan memastikan pembangunan SPPG berbasis APBN tersebut telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) menteri terkait, sehingga seluruh pengadaan mengikuti perencanaan yang telah ditetapkan pemerintah.

Dari sisi anggaran, Dadan merinci bahwa pagu untuk pengadaan alat makan sebesar Rp89,32 miliar, dengan realisasi mencapai sekitar Rp68,94 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengadaan dilakukan secara efisien dan tidak melampaui anggaran yang telah ditetapkan.

Selain itu, pengadaan alat dapur juga menjadi bagian penting dalam mendukung operasional SPPG. Untuk pengadaan alat dapur, pagu anggaran ditetapkan sebesar Rp252,42 miliar dengan realisasi sekitar Rp245,81 miliar.

Menurutnya, seluruh pengadaan tersebut dilakukan secara terukur dan disesuaikan dengan kebutuhan operasional masing-masing SPPG, sehingga tidak ada pemborosan anggaran dalam pelaksanaannya. Dadan pun menegaskan, angka-angka tersebut jauh dari klaim yang beredar di publik yang menyebutkan nilai pengadaan mencapai triliunan rupiah.

Sementara itu, terkait kaos kaki, Dadan menekankan bahwa BGN tidak melakukan pengadaan secara langsung. Dia menjelaskan bahwa kaos kaki merupakan bagian dari perlengkapan yang diberikan saat pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

"Untuk kaos kaki, itu bukan pengadaan di BGN. Itu diberikan saat pendidikan SPPI sebagai bagian dari perlengkapan peserta yang diselenggarakan oleh Universitas Pertahanan," jelasnya.

Lebih lanjut, Dadan kembali menjelaskan bahwa pelaksanaan pendidikan SPPI dilakukan di Universitas Pertahanan dengan menggunakan anggaran dari BGN yang dikelola melalui mekanisme swakelola tipe 2.

Dalam skema ini, pelaksanaan kegiatan, termasuk pengadaan perlengkapan, dilakukan oleh pihak Unhan. "Jadi perlu dipahami bahwa pengadaan tersebut bukan dilakukan langsung oleh BGN, melainkan oleh Unhan dalam rangka pelaksanaan pendidikan SPPI," ujarnya.

Setiap penggunaan anggaran negara di lingkungan BGN, kata Dadan, telah melalui mekanisme perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dadan pun mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak akurat dan tidak bertanggung jawab dapat menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di tengah masyarakat yang akhirnya berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap program pemerintah di BGN.

"Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan merujuk pada sumber resmi," katanya.

BGN, lanjut Dadan, berkomitmen menjaga prinsip efisiensi, transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan anggaran, serta terbuka terhadap pengawasan baik dari internal maupun eksternal BGN. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kepala BGN Dadan Hidayana Pengadaan Barang Program MBG

Terkini | Rabu, 21/10/2026 05:28 WIB

Gaya Hidup

Mengenal Sejarah Hari Martabat Global yang Diperingati Setiap 21 Oktober

Gaya Hidup

Mengapa Hari Perayaan Pikiran Diperingati Setiap 21 Oktober?

Kesehatan

Hari Pencegahan Gangguan Kekurangan Yodium 21 Oktober, Ini Sejarahnya

Humanika

21 Oktober 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

News

Iran Peringatkan AS soal Serangan Militer dan Bantah Negosiasi Nuklir

News

Mahasiswa Tagih Janji Prabowo Tangkap Pelaku Tambang Ilegal

News

Mentrans Dorong Penyelesaian Konflik Tanah Transmigrasi yang Berlarut-larut

News

Mahasiswa Bakal Gelar Demo Lebih Besar saat Peringatan Sumpah Pemuda

News

KPK Hibahkan 2 Aset Rampasan Korupsi ke Pemprov DKI Jakarta

News

Demonstran Tunggangi Tugu Tani, Bentangkan Tuntutan-Teriakan Revolusi

News

Legislator PAN Sebut Realisasi Amnesti Masih Jauh dari Target

Info Bank BNI

BNI Lanjutkan Buyback Saham, Perkuat Fundamental dan Kinerja

News

Menteri Perindustrian Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030

News

Hari ATC Sedunia, AirNav Komit Penguatan Layanan Navigasi Penerbangan

News

KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal dan Penumpang Berhasil Dievakuasi

News

Ketua DPR Minta Pemerintah Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Anak

News

Legislator Minta Penanganan Karhutla Kalsel Prioritaskan Kesehatan Warga

Ekonomi

Hingga Saat Ini, Sumbangan Pemulihan Desa Sade Capai Rp4,7 Miliar

Terpopuler

Selasa, 20/10/2026 01:01 WIB
Humanika

20 Oktober 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Selasa, 20/10/2026 09:37 WIB
News

Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777