https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pimpinan DPR Kecam Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon: Indonesia Berduka

Sundari | Senin, 06/04/2026 07:52 WIB



Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon. Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon. Mereka menjadi korban ledakan di Lebanon Selatan yang disebut berasal dari serangan Israel. Sari menegaskan bahwa tindakan keji yang merenggut nyawa prajurit terbaik bangsa harus dikecam keras.

“Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia,” ujar Sari dalam pernyataannya yang diterimadi Jakarta, Minggu (5/4).

Adapun tiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menambahkan bahwa negara akan selalu hadir menghormati jasa mereka dan memastikan pengorbanan tidak dilupakan.

Baca juga :
DPR Dorong Pemerintah Beri Kepastian Status Guru Honorer

Insiden ini menambah daftar korban dari kontingen Indonesia di misi UNIFIL, setelah sebelumnya beberapa prajurit juga tewas akibat serangan di wilayah yang sama. Keluarga para prajurit kini menanti kepastian pemulangan jenazah ke tanah air. 

Rangkaian serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian bermula pada Minggu (29/3/2026). Serangan pertama yang menyasar markas Kontingen Garuda TNI di Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan, mengakibatkan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon gugur dan tiga rekannya cedera. Saat mortar meledak, mendiang Farizal dilaporkan sedang menunaikan shalat di masjid markas.

Baca juga :
Pimpinan DPR Desak Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dihukum Berat

Hanya berselang sehari, serangan kedua terjadi pada Senin (30/3/2026) di Bani Hayyan, Lebanon selatan. Tragedi ini menyebabkan Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar dan Serka (Anumerta) M Nur Ichwan gugur setelah kendaraan logistik yang mereka tumpangi meledak dan rusak parah. Insiden pada misi dukungan suplai tersebut juga melukai dua anggota TNI lainnya.

Serangan berlanjut pada Jumat (3/4/2026) malam, dengan ledakan di Pos UNIFIL El Adeisse kembali memakan korban. Serangan ketiga dalam sepekan ini mengakibatkan tiga prajurit TNI terluka, dengan dua di antaranya mengalami cedera serius.

Baca juga :
DPR Buka Peluang Lakukan Revisi UU Perlindungan Anak
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pimpinan DPR Sari Yuliati Prajurit TNI Gugur di Lebanon Indonesia Berduka Pasukan Perdamaian PBB

Terkini | Selasa, 19/05/2026 10:38 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777