https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

PBB Bakal Voting Resolusi Selat Hormuz, China Menentang

Mutiul Alim | Jum'at, 03/04/2026 15:26 WIB



Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan melakukan pemungutan suara (voting), terkait resolusi Bahrain untuk melindungi pelayaran di Selat Hormuz. Perwakilan China untuk PBB, Fu Cong (Foto: Reuters)

New York, Jurnas.com - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan melakukan pemungutan suara (voting), terkait resolusi Bahrain untuk melindungi pelayaran komersial di dalam dan sekitar Selat Hormuz.

Kendati demikian, rencana ini ditentang oleh China. Beijing menegaskan penentangannya terhadap otoritasasi penggunaan kekuatan apapun untuk menyelesaikan polemik Selat Hormuz.

Dikutip dari Reuters pada Jumat (3/4), dua diplomat mengatakan bahwa pertemuan 15 anggota dewan dan pemungutan suara dijadwalkan pada Sabtu (4/4) pagi, bukan pada 3 April seperti yang direncanakan sebelumnya. Sebab 3 April adalah hari libur PBB.

Baca juga :
Trump Ultimatum Iran: Segera Berdamai atau Hancur Total!

Lebih lanjut, Bahrain selaku ketua Dewan Keamanan saat ini, telah menyelesaikan rancangan resolusi yang akan mengizinkan "semua cara defensif yang diperlukan" untuk melindungi pelayaran komersial.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Bahrain, Abdullatif Rashid Al Zayani menyebut pemungutan suara akan dilaksanakan pada 3 April. Dia menambahkan bahwa Bahrain juga berharap seluruh anggota satu suara mengenai rencana ini.

Baca juga :
Pembangkit Nuklir UEA Diserang Drone, Militer Gelar Penyelidikan

Bahrain, yang didukung negara-negara Teluk dan Washington dalam upayanya mengamankan resolusi, telah menghilangkan referensi eksplisit tentang penegakan yang mengikat dalam upaya untuk mengatasi keberatan dari negara-negara lain, khususnya Rusia dan China.

Sebab, pada Kamis (2/4) kemarin, perwakilan China untuk PBB, Fu Cong, menentang pemberian izin penggunaan kekuatan dalam penyelesaian Selat Hormuz.

Baca juga :
Perundingan AS vs Iran Terhambat Masalah Kepercayaan, China Diminta Tengahi

"Langkah itu melegitimasi penggunaan kekerasan yang melanggar hukum dan tanpa pandang bulu, yang pasti akan menyebabkan eskalasi situasi lebih lanjut dan menimbulkan konsekuensi serius," ujar Fu Cong.

Diketaahui, resolusi Dewan Keamanan membutuhkan setidaknya sembilan suara setuju dan tidak ada veto dari lima anggota tetap yakni Inggris, Cina, Prancis, Rusia, dan AS.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Blokade Selat Hormuz Resolusi Dewan Keamanan PBB Perang AS vs Iran

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777