https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

DK PBB Disebut Siap Voting Resolusi Selat Hormuz

Muhammad Habib Saifullah | Jum'at, 03/04/2026 11:44 WIB



DK PBB kemungkinan akan melakukan pemungutan suara atas resolusi mengenai Selat Hormuz paling cepat hari ini, Jumat 3 April 2026. Arsip foto - Anggota DK PBB saat pemungutan suara mengenai resolusi Gaza yang menuntut gencatan senjata di markas besar PBB di New York (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Dewan Keamanan (DK) PBB kemungkinan akan melakukan pemungutan suara atas resolusi mengenai Selat Hormuz paling cepat Jumat (3/4/2026), kata Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani pada Kamis.

Al-Zayani mengatakan bahwa resolusi yang diusulkan ialah memberikan wewenang kepada negara-negara anggota untuk menggunakan `semua cara pertahanan` yang diperlukan di Selat Hormuz.

Menurutnya upaya tersebut untuk mengamankan jalur transit dan mencegah upaya menutup, menghalangi, atau mengganggu navigasi internasional melalui Selat Hormuz.

Baca juga :
Trump Ultimatum Iran: Segera Berdamai atau Hancur Total!

Selain itu, resolusi tersebut juga menuntut agar Iran segera menghentikan semua serangan terhadap kapal dagang dan komersial di selat itu.

"Kami berharap adanya posisi yang bersatu dari Dewan yang terhormat ini selama pemungutan suara yang akan berlangsung pada rancangan resolusi besok," kata Al Zayani dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB.

Baca juga :
Perwakilan Eropa Berunding dengan IRGC Soal Selat Hormuz

Dokumen rancangan tersebut sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional, tambah Al Zayani. Namun, menurut jadwal kerja Dewan Keamanan, tidak ada pertemuan yang direncanakan untuk Jumat.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Baca juga :
Kesabaran Trump ke Iran Mulai Habis, Desak Selat Hormuz Dibuka

Iran merespons dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah, sebagai bentuk pertahanan diri.

Peningkatan ketegangan di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, yang mendorong melonjaknya harga energi.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

DK PBB Selat Hormuz Resolusi Selat Hormuz Menlu Bahrain

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777