https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Deportasi Anak-anak Ukraina, Rusia Lakukan Kejahatan Perang

Mutiul Alim | Selasa, 10/03/2026 21:10 WIB



Investigasi PBB menyimpulkan bahwa upaya deportasi anak-anak Ukraina sejak invasi skala penuh pada 2022, merupakan bentuk kejahatan perang. Serangan Rusia ke fasilitas listrik Ukraina (Foto: Reuters)

Jenewa, Jurnas.com - Investigasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyimpulkan bahwa upaya deportasi anak-anak Ukraina sejak invasi skala penuh pada 2022, merupakan bentuk kejahatan perang.

Dalam laporan Komisi Penyelidikan Internasional Independen tentang Ukraina, kejahatan perang ini menargetan anak-anak, sebagai korban paling rentan, sebagaimana dikutip dari Reuters pada Selasa (10/3).

"Kejahatan ini memiliki konsekuensi yang tidak dapat diubah pada kehidupan dan masa depan mereka," demikian bunyi laporan yang akan dipresentasikan kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa pada Kamis mendatang.

Baca juga :
Rusia Diserang 500 Drone Ukraina Semalam, Tiga Tewas di Moskow

Laporanini meneliti kasus 1.205 anak dari wilayah di Ukraina, dan menyatakan bahwa 80 persen dari mereka belum kembali ke Ukraina sejak invasi Moskow dimulai.

Otoritas Ukraina mengatakan Rusia telah secara ilegal mendeportasi atau memindahkan secara paksa lebih dari 19.500 anak ke Rusia dan Belarus, yang melanggar Konvensi Jenewa.

Baca juga :
Zelensky Bocorkan Rencana Rusia Serang Negara NATO dari Belarus

Penelitian yang didanai AS tahun lalu menunjukkan Rusia memperluas program pendidikan ulang paksa terhadap anak-anak yang dideportasi.

"Deportasi dan pemindahan tersebut berasal dari berbagai lokasi di wilayah geografis yang luas di daerah-daerah yang diduduki Rusia di Ukraina, mengikuti pola perilaku yang sudah mapan, yang menunjukkan bahwa tindakan-tindakan ini telah meluas dan sistematis," laporan itu menambahkan.

Baca juga :
Eks Kepala Staf AU Era Assad Ditangkap Terkait Serangan Kimia

Sementara itu, Rusia membantah telah membawa anak-anak secara paksa dan mengatakan bahwa mereka telah mengevakuasi orang-orang secara sukarela untuk memindahkan warga dari zona perang.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang Rusia vs Ukraina Kejahatan Perang Deportasi Anak Ukraina

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Selasa, 23/06/2026 05:05 WIB
Humanika

Menikahi Janda Anak Satu, Apakah Wajib Menafkahi Anaknya?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777