https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Persiapan Haji, Kemenhaj Kawal Ekspor 2.280 Ton Beras ke Saudi

Mutiul Alim | Rabu, 04/03/2026 21:17 WIB



Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memfasilitasi ekspor perdana beras Nusantara sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi Pelepasan ekspor beras untuk persiapan haji 2026 (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memfasilitasi ekspor perdana beras Nusantara sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia 2026.

Langkah bersejarah ini merupakan bagian dari penguatan ekosistem logistik haji berbasis produk pangan nasional.

Ekspor dilaksanakan oleh Perum Bulog sebagai pelaksana teknis, berdasarkan hasil keputusan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Keputusan Badan pangan Nasional (Bapanas).

Baca juga :
10.060 Jemaah Umrah Tiba di Tanah Air, Sisa 300 Masih Tertahan

Adapun volume ekspor disesuaikan dengan jumlah jemaah haji Indonesia tahun ini yang mencapai sekitar 205.420 mencakup jemaah haji reguler dan petugas.

Kementerian Haji dan Umrah menilai ekspor ini sebagai langkah strategis dalam memastikan ketersediaan konsumsi jemaah haji berbasis produk dalam negeri, sekaligus sebagai sarana promosi beras Indonesia di pasar internasional.

Baca juga :
Selain Beras, Kemenhaj Dorong Ekspor Bumbu-Produk UMKM untuk Kebutuhan Haji

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kemenhaj, Jaenal Effendi, menegaskan bahwa ekspor perdana beras untuk jemaah haji ini merupakan terobosan penting dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi jemaah berbasis produk nasional.

“Ini menjadi pecah telur setelah bertahun-tahun penantian agar beras Indonesia dapat digunakan untuk konsumsi jemaah haji di Arab Saudi,” ujar dia saat melepas ekspor beras di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, pada Rabu (4/3/2026).

Baca juga :
Kemenhaj Gandeng Bulog dan Kementan Ekspor Beras untuk Konsumsi Jemaah Haji

Sementara itu Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, melaporkan beras yang diekspor merupakan beras baru hasil panen dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang diproses langsung tanpa melalui stok gudang lama.

Proses pengolahan dilakukan di empat fasilitas, yakni pabrik Wilmar di Serang dan Mojokerto, serta pabrik Bulog di Karawang dan Subang.

“Beras yang dikirim memiliki kualitas super premium, dengan tingkat pecahan di bawah 5 persen dan kadar air di bawah 14 persen. Ini merupakan kualitas tertinggi yang pernah diproduksi Bulog,” ujar dia.

Pengiriman beras direncanakan melalui tiga jalur pelayaran, yakni Hyundai, Wan Hai, dan Kota Sejati, dengan estimasi keberangkatan pada 7 Maret 2026 dan tujuan pelabuhan Jeddah. Pemerintah memastikan pengiriman dilakukan dengan memperhatikan kondisi geopolitik kawasan serta aspek keamanan logistik.

Ekspor beras untuk jemaah haji ini diharapkan menjadi model integrasi layanan haji dan penguatan produk nasional, sekaligus membuka peluang ekspor komersial berkelanjutan di masa mendatang.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kementerian Haji dan Umrah Ekspor Beras Ibadah Haji 2026

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777