https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kenapa Kurma Jadi Makanan Wajib Saat Buka Puasa?

Vaza Diva | Kamis, 26/02/2026 13:13 WIB



Hampir di setiap rumah, masjid, hingga acara berbuka bersama, kurma selalu hadir di meja makan. Ilustrasi - Buah kurma yang dihidangkan untuk berbuka puasa di bulan suci Ramadan (Foto: Pexels/Zak Chapman)

Jakarta, Jurnas.com - Hampir di setiap rumah, masjid, hingga acara berbuka bersama, kurma selalu hadir di meja makan. Buah berwarna cokelat ini seakan menjadi simbol datangnya waktu berbuka puasa.

Tradisi tersebut bukan hanya karena kebiasaan, tetapi juga berkaitan dengan manfaat kesehatan yang dirasakan tubuh setelah seharian menahan lapar dan haus.

Saat berpuasa, kadar gula darah dalam tubuh menurun karena tidak ada asupan makanan selama berjam-jam. Ketika waktu berbuka tiba, tubuh membutuhkan energi yang bisa diserap dengan cepat namun tetap aman bagi pencernaan.

Baca juga :
5 Ide Ngabuburit Seru di Rumah Sambil Menunggu Buka Puasa

Kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diproses tubuh, sehingga mampu mengembalikan tenaga dalam waktu singkat tanpa membuat perut terasa berat.

Selain memberi energi, kurma juga dikenal ramah bagi lambung. Teksturnya lembut dan kandungan seratnya membantu sistem pencernaan kembali bekerja secara perlahan.

Baca juga :
Ini Tips agar Tak Mudah Mengantuk saat Berpuasa

Inilah sebabnya banyak orang merasa lebih nyaman memulai berbuka dengan kurma dibanding langsung menyantap makanan berat. Setelah perut beradaptasi, barulah makanan utama dikonsumsi.

Kandungan nutrisi kurma juga cukup lengkap. Buah ini mengandung kalium, magnesium, serta sejumlah vitamin yang membantu menjaga fungsi otot dan keseimbangan cairan tubuh.

Baca juga :
Ini Lima Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Mineral tersebut penting setelah tubuh kehilangan cairan selama puasa. Karena itu, beberapa butir kurma sering kali sudah cukup membantu mengurangi rasa lemas.

Kurma juga praktis disajikan. Tidak perlu dimasak, mudah dibawa, dan bisa dikonsumsi di mana saja. Sifatnya yang sederhana membuat kurma sering menjadi pilihan utama untuk takjil, baik di rumah maupun saat berbuka di perjalanan.

Mengonsumsi kurma tetap dianjurkan secukupnya. Dua hingga tiga butir sudah cukup untuk mengawali berbuka sebelum makan utama. Dengan porsi yang tepat, kurma bukan hanya menjadi bagian dari tradisi, tetapi juga membantu tubuh beradaptasi kembali setelah berpuasa sepanjang hari.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Buah Kurma Buka Puasa Makanan Wajib Bulan Ramadan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777