https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Biografi Salahuddin Al-Ayyubi Sang Panglima Islam

Muhammad Habib Saifullah | Senin, 23/02/2026 17:30 WIB



Salahuddin Al-Ayyubi lahir pada 1137 M di Tikrit, wilayah yang kini termasuk Irak. Nama lengkapnya adalah Yusuf bin Ayyub. Ilustrasi - Salahuddin Al-Ayyubi.

Jakarta, Jurnas.com - Salahuddin Al-Ayyubi merupakan salah satu tokoh paling terkenal dalam sejarah dunia Islam. Namanya dikenal luas sebagai pemimpin militer yang berhasil merebut kembali Yerusalem dari pasukan Tentara Salib pada abad ke-12.

Ia tidak hanya diingat karena kemampuan militernya, tetapi juga karena sikap kepemimpinan dan kehidupan pribadinya.

Salahuddin Al-Ayyubi lahir pada 1137 M di Tikrit, wilayah yang kini termasuk Irak. Nama lengkapnya adalah Yusuf bin Ayyub. Keluarganya berasal dari keturunan Kurdi dan dikenal memiliki latar belakang militer serta pemerintahan. Ayahnya, Najmuddin Ayyub, merupakan pejabat yang kemudian pindah ke Suriah.

Baca juga :
Deretan Peristiwa Besar yang Terjadi di Hari Jumat, Apa Saja?

Masa kecil Salahuddin dihabiskan di Damaskus. Berbeda dari citra seorang panglima perang, ia sejak muda lebih tertarik pada ilmu agama, sastra Arab, dan kajian keislaman. Ia mempelajari Al-Qur’an, hadis, serta hukum Islam, bahkan dikenal sebagai pribadi yang lembut dan tidak menyukai peperangan.

Perjalanan hidupnya berubah ketika ia mengikuti pamannya, Asaduddin Syirkuh, seorang jenderal di bawah kepemimpinan Nuruddin Zanki. Melalui pengalaman itu ia mulai memahami strategi militer dan politik pemerintahan.

Baca juga :
Sejarah Haji dan Kisah Siti Hajar di Tanah Suci

Pada usia muda, Salahuddin ikut dalam ekspedisi militer ke Mesir. Setelah wafatnya Syirkuh, ia diangkat menjadi wazir (menteri utama) di Mesir. Dari posisi tersebut ia secara perlahan memperkuat pemerintahan dan menyatukan Mesir dengan Suriah di bawah satu kepemimpinan.

Ia kemudian mendirikan Dinasti Ayyubiyah. Salah satu kebijakan pentingnya adalah mengembalikan pemerintahan kepada mazhab Sunni serta memperkuat pendidikan dan lembaga keilmuan. Banyak madrasah dan pusat pembelajaran didirikan pada masa pemerintahannya.

Baca juga :
Asal Usul dan Sejarah Penamaan Bulan Dzulhijjah

Konflik besar yang dihadapinya adalah Perang Salib. Setelah mempersatukan wilayah Muslim, Salahuddin mempersiapkan pasukan untuk menghadapi tentara Salib yang menguasai Yerusalem sejak 1099.

Pertempuran penting terjadi pada 1187 dalam Perang Hittin. Pasukan yang dipimpinnya berhasil mengalahkan tentara Salib secara telak. Kemenangan tersebut membuka jalan bagi penaklukan kembali Yerusalem.

Ketika memasuki Yerusalem, ia tidak melakukan pembalasan besar-besaran. Penduduk kota, termasuk umat Kristen, diberi jaminan keselamatan. Kebijakan ini berbeda dengan penaklukan sebelumnya yang menimbulkan banyak korban. Sikap tersebut membuat namanya dihormati bahkan oleh lawannya.

Di luar medan perang, Salahuddin dikenal menjalani kehidupan sederhana. Ia tidak hidup dalam kemewahan meskipun memimpin wilayah luas. Banyak hartanya digunakan untuk membantu fakir miskin, ulama, dan pendidikan.

Ia juga dikenal menjaga ibadah. Riwayat menyebutkan ia berusaha tidak meninggalkan salat berjamaah dan sering mendengarkan bacaan Al-Qur’an. Kepemimpinannya menekankan keadilan serta perlindungan terhadap masyarakat.

Salahuddin wafat pada 1193 M di Damaskus. Menurut catatan sejarah, saat meninggal ia hampir tidak meninggalkan harta pribadi karena sebagian besar kekayaannya telah disalurkan untuk kepentingan umat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Salahuddin Al-Ayyubi Perang Salib Sejarah Islam

Terkini | Minggu, 02/08/2026 23:26 WIB

News

Partai Gelora Luncurkan Desk Verifikasi Partai Politik

News

Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 227 Selamat, Lima Meninggal Dunia

News

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 4 Penumpang Tewas, 218 Lainnya Selamat

News

Komdigi Tegur YouTube Imbas Promosi Vape Libatkan Anak, Beri Tenggat 3 Hari

Info Bank BNI

BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Gaya Hidup

Studi: Konsumsi Protein Berlebih Tanpa Olahraga Berpotensi Percepat Penuaan

Gaya Hidup

Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

News

Menteri LH Ajak Walhi Galakkan Tobat Ekologis Demi Keberlanjutan Ekonomi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777