https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Khubab bin Mundzir, Sahabat Nabi di Balik Strategi Kemenangan Perang Badar

Agus Mughni | Jum'at, 20/02/2026 23:32 WIB



Ketika pasukan Muslim tiba di Badar, Al-Khubab menanyakan posisi yang dipilih Nabi Muhammad SAW. Ia ingin memastikan apakah itu wahyu atau keputusan manusiawi Ilustrasi peristiwa di bulan Ramadan (Foto: Pexels/Tomáš Malík)

Jakarta, Jurnas.com - Perang Badar pada 17 Ramadan 2 Hijriyah menjadi momen penentu dalam sejarah Islam, di mana pasukan Muslim yang hanya berjumlah 313 menghadapi lebih dari 1.000 Quraisy. Salah satu faktor kemenangan, selain pengorbanan dan keberanian kaum muslimin, khususnya Ali bin Abi ThalibHamzah bin Abdul Muttalib, dan Ubaidah bin Al-Harith, ialah strategi yang diusulkan oleh sahabat Nabi Muhammad SAW bernama Al-Khubab bin al-Mundzir.

Sepertinya tidak ada julukan yang lebih tepat bagi Al-Hubab bin Al-Mundzir, sahabat Anshar dari kabilah Khazraj keturunan Bani Salmi, selain “Si Cerdik”. Beberapa referensi sejarah menyebut julukan ini mencerminkan kecerdikan dan kecerdasannya dalam menghadapi setiap permasalahan serta kemampuan menyampaikan gagasan dengan lugas dan jelas.

Misalnya, ketika pasukan Muslim tiba di Badar, Al-Khubab menanyakan posisi yang dipilih Nabi Muhammad SAW. Ia ingin memastikan apakah itu wahyu atau keputusan manusiawi, menunjukkan keberanian sekaligus rasa hormat, sebagaimana dicatat Syamsuddin al-Dzahabi dalam Târikh al-Islâm wa Wafâyât Masyâhir al-Aḥlâm, seperti dikutip NU Online.

Baca juga :
Raudhah, Tempat yang Wajib Dikunjungi Para Jemaah Haji di Madinah

Setelah dipastikan itu adalah strategi manusia, Al-Khubab mengusulkan agar pasukan menguasai sumber air Badar dan menutup akses bagi Quraisy. Saran ini diterima Nabi Muhammad SAW, menunjukkan keterbukaan beliau terhadap musyawarah sahabat dalam kepemimpinan militer dan spiritual.

Strategi ini memberi pasukan Muslim pasokan air yang cukup, sementara Quraisy kehausan dan lelah. Dikutip dari berbagai sumber, hal ini membuat koordinasi lawan melemah, sehingga Muslim dapat bertahan dan menyerang secara efektif.

Baca juga :
Mengapa Kisah Bani Israil Sering Diulang dalam Al-Qur`an? Ini Maknanya

Selain strategi, kemenangan juga didukung doa Nabi Muhammad SAW. Dalam Al-Qur’an (Surah Al-Anfal: 9–10), disebutkan Allah mengirimkan ribuan malaikat untuk menolong kaum Muslimin, menegaskan peran spiritual dalam menentukan hasil pertempuran.

Pertempuran berakhir dengan kemenangan telak, yakni 70 pasukan Quraisy tewas dan 70 ditawan, termasuk Abu Jahal, sementara Muslim kehilangan 14 syuhada. Keberhasilan ini menegaskan bahwa jumlah pasukan bukan satu-satunya faktor, melainkan kombinasi strategi, keberanian, dan iman.

Baca juga :
Kekaisaran Besar Menguasai Dunia di Zaman Rasulullah, dari Bizantium-Persia

Selain cerdik, Al-Hubab sangat mencintai jihad. Ia ikut Perang al-Sawiq untuk menuntut balas serangan Abu Sufyan terhadap penduduk Uraidh. Saat pasukan Rasulullah berangkat mengejar Abu Sufyan, musuh melarikan diri, meninggalkan karung tepung dan perbekalan, sehingga peristiwa itu dikenal sebagai “al-Sawiq.”

Keberanian Al-Hubab juga terlihat di Perang Uhud, di mana ia bertempur dekat Rasulullah saw. bahkan menjadi perisai hidup untuk melindungi beliau, menurut Ibn Sa‘d dalam Thabaqat. Ia juga ikut Perang Khandaq, meski kontak fisik tidak terlalu masif, kehadirannya tetap simbol keberanian dan loyalitas.

Nama Al-Hubab bin Al-Mundzir dikenang sebagai sahabat cerdas, pemberani, dan ahli strategi. Kisahnya di Perang Badar dan peperangan lain menunjukkan bahwa keberhasilan kaum Muslim bukan hanya soal jumlah pasukan, tetapi juga strategi, musyawarah, kecerdikan, dan keberanian individu yang berpihak pada kebenaran.

Peran Al-Khubab bin al-Mundzir menunjukkan bahwa setiap sahabat dapat memberi kontribusi menentukan. Perang Badar menjadi bukti bahwa kemenangan lahir dari taktik cerdas, musyawarah yang matang, dan keberanian untuk berpendapat, yang diwariskan sebagai pelajaran bagi generasi Muslim sepanjang masa.

Nama Al-Khubab bin al-Mundzir tetap dikenang sebagai simbol kecerdikan dan keberanian sahabat Nabi. Sejarah Perang Badar menjadi pelajaran bahwa keberhasilan bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga strategi, iman, dan kepemimpinan yang bijaksana. (*)

Wallahu`alam

Sumber: Majelis Ulama Indonesia, Syamsuddin al-Dzahabi, Târikh al-Islâm wa Wafâyât Masyâhir al-Aḥlâm via NU Online, Ibn Sa‘d Thabaqat via Suarau, dan berbagai sumber lainnya.

 

 
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Al-Khubab bin al-Mundzir Perang Badar strategi perang Islam Nabi Muhammad

Terkini | Senin, 03/08/2026 01:40 WIB

News

Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 38 Orang, Ribuan Warga Belum Bisa Pulang

News

Partai Gelora Luncurkan Desk Verifikasi Partai Politik

News

Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 227 Selamat, Lima Meninggal Dunia

News

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 4 Penumpang Tewas, 218 Lainnya Selamat

News

Komdigi Tegur YouTube Imbas Promosi Vape Libatkan Anak, Beri Tenggat 3 Hari

Info Bank BNI

BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Gaya Hidup

Studi: Konsumsi Protein Berlebih Tanpa Olahraga Berpotensi Percepat Penuaan

Gaya Hidup

Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777