https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Perang Badar 17 Ramadan, Kisah 313 Pasukan Muslim Menaklukkan 1.000 Quraisy

Agus Mughni | Jum'at, 20/02/2026 20:30 WIB



Secara militer, kekuatan kedua kubu tak seimbang karena pasukan Muslim hanya berjumlah sekitar 313 orang, sementara Quraisy lebih dari 1.000 prajurit bersenjata Ilustrasi Perang Badar (Foto: Hijrahtime via Gen Muslim)

Jakarta, Jurnas.com - Perang Badar menjadi salah satu peristiwa paling menentukan dalam sejarah Islam yang terjadi pada 17 Ramadan tahun 2 Hijriah atau 13 Maret 624 Masehi. Pertempuran ini berlangsung di wilayah Badar, sekitar 130 kilometer dari Madinah, mempertemukan kaum Muslimin di bawah pimpinan Nabi Muhammad SAW dengan pasukan Quraisy Makkah yang dipimpin Abu Jahal.

Dikutip dari berbagai sumber, peristiwa ini tidak lahir dari ruang hampa, melainkan akumulasi penindasan panjang terhadap umat Islam di Makkah. Pengusiran, perampasan harta, serta intimidasi yang terus berlanjut bahkan setelah hijrah ke Madinah menjadi pemicu utama konflik terbuka tersebut.

Selain itu, ketegangan meningkat ketika kaum Muslimin berupaya menghadang kafilah dagang Quraisy yang dipimpin Abu Sufyan. Namun perubahan rute kafilah justru berujung pada konfrontasi langsung dengan pasukan utama Quraisy yang bergerak menuju Badar.

Baca juga :
Deretan Peristiwa Besar yang Terjadi di Hari Jumat, Apa Saja?

Secara militer, kekuatan kedua kubu tidak seimbang karena pasukan Muslim hanya berjumlah sekitar 313 orang, sementara Quraisy lebih dari 1.000 prajurit bersenjata lengkap. Meski demikian, sebelum pertempuran dimulai, Nabi Muhammad SAW memanjatkan doa memohon pertolongan Allah sebagaimana diabadikan dalam Surah Al-Anfal ayat 9–10 tentang turunnya bantuan malaikat.

Pertempuran diawali dengan duel satu lawan satu yang mempertemukan tiga pejuang Muslim, yakni Hamzah bin Abdul Muttalib, Ali bin Abi Thalib, dan Ubaidah bin Al-Harith, melawan tiga tokoh Quraisy. Kemenangan kaum Muslimin dalam duel pembuka itu mengguncang moral pasukan lawan sebelum pertempuran besar pecah.

Baca juga :
Sejarah Haji dan Kisah Siti Hajar di Tanah Suci

Selanjutnya, strategi menjadi faktor penentu ketika seorang sahabat, Al-Khubab bin al-Mundzir, mengusulkan agar pasukan menguasai sumber air Badar. Usulan itu diterima setelah dipastikan bukan bagian dari wahyu, menunjukkan praktik musyawarah dalam kepemimpinan Rasulullah.

Dengan mengendalikan sumber air, posisi kaum Muslimin menjadi lebih menguntungkan sementara Quraisy menghadapi tekanan logistik. Situasi tersebut mempercepat melemahnya barisan lawan di tengah pertempuran yang berlangsung sengit.

Baca juga :
Asal Usul dan Sejarah Penamaan Bulan Dzulhijjah

Pada akhirnya, pertempuran berakhir dengan kemenangan telak kaum Muslimin setelah sekitar 70 pasukan Quraisy tewas dan 70 lainnya ditawan. Di antara yang terbunuh adalah Abu Jahal, sementara dari pihak Muslim tercatat 14 orang gugur sebagai syuhada.

Kemenangan di Badar kemudian mengubah peta politik Jazirah Arab dan mengangkat posisi Madinah sebagai kekuatan baru yang diperhitungkan. Lebih jauh, peristiwa yang dikenal sebagai Ghazwah Badr al-Kubra ini menandai fase kebangkitan Islam dari komunitas tertindas menjadi entitas yang memiliki daya tawar politik dan militer. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang Badar Pasukan Muslim pasukan Quraisy Sejarah Islam Bulan Ramadan

Terkini | Senin, 03/08/2026 01:40 WIB

News

Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 38 Orang, Ribuan Warga Belum Bisa Pulang

News

Partai Gelora Luncurkan Desk Verifikasi Partai Politik

News

Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 227 Selamat, Lima Meninggal Dunia

News

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 4 Penumpang Tewas, 218 Lainnya Selamat

News

Komdigi Tegur YouTube Imbas Promosi Vape Libatkan Anak, Beri Tenggat 3 Hari

Info Bank BNI

BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Gaya Hidup

Studi: Konsumsi Protein Berlebih Tanpa Olahraga Berpotensi Percepat Penuaan

Gaya Hidup

Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777