https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

BKN PDI Perjuangan Gelar "Harmoni Imlek Nusantara", Ini Ungkapan Once Mekel

Syafira | Jum'at, 20/02/2026 10:32 WIB



Once Mekel ungkapkan peran besar Megawati Soekarno Putri untuk tetapkan Imlek libur nasional Once Mekel hadiri BKN PDI Perjuangan Gelar Harmoni Imlek Nusantara. (Foto: Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Suara tetabuhan gendang, simbal, dan tambur membahana di Restaurant Empurau pada Minggu (15/2), menandai dimulainya perayaan "Harmoni Imlek Nusantara". Perhelatan yang digelar oleh Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini menjadi sebuah refleksi mendalam atas kekayaan budaya bangsa.

Acara yang dibuka dengan atraksi Barongsai dan Wushu itu, disusul dengan keelokan tari Bian Lian (face changing dance). Uniknya, penampilan penyanyi lagu-lagu Mandarin malam itu berpadu mesra dengan alunan Biola dan kearifan lokal dentingan Sasando menciptakan simfoni yang merayakan keberagaman.

Dalam sambutannya, Kepala BKN PDI Perjuangan, Once Mekel, membawa hadirin kembali ke tahun 2002. Ia mengingatkan peran besar Megawati Soekarnoputri, yang menetapkan Imlek sebagai Hari Libur Nasional. Once juga memaknai langkah penting Presiden Ke-5 Republik Indonesia tersebut sebagai sebuah "deklarasi kebudayaan".

Baca juga :
Once Mekel: Pendidikan Maju Kalau Gaji Guru Minimum Rp15 Juta Per Bulan

"Deklarasi bahwa budaya Tionghoa yang sudah ratusan tahun di Nusantara adalah budaya Indonesia juga, budaya Tionghoa adalah kekayaan Nusantara," ujar Once baru-baru ini.

Menurutnya, dengan demikian, negara mengakui bahwa budaya dan peran etnis Tionghoa adalah bagian tak terpisahkan dari eksistensi NKRI.

Baca juga :
Once dan Kaka Slank Hadiri Festival Kebangsaan Gema Kampus di Medan

"Kedua, identitas Tionghoa adalah salah satu elemen pembentuk jati diri bangsa kita. Dan, peran etnis Tionghoa adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah dan masa depan NKRI," lanjutnya menafsirkan makna penetapan Imlek sebagai hari libur nasional.

Sebelumnya, Once mencontohkan Kebaya Encim sebagai bukti nyata harmonisnya perjumpaan budaya yang telah berlangsung berabad-abad. Sementara itu, Profesor Darmadi Durianto sebagai tuan rumah menyapa hadirin dan menyampaikan salam hangat dari Ketum PDI Perjuangan yang saat itu sedang menunaikan ibadah umroh. Ia juga menguraikan sekilas harapan dan tantangan Tahun Kuda Api ini.

Baca juga :
Once Mekel Ungkap Soal Penting Terkait Royalti dan LMK

Suasana kekeluargaan semakin terasa saat prosesi Yee Sang dilakukan sebelum santap malam dimulai. Di atas panggung, prosesi dipimpin oleh Chef Donny bersama Once Mekel, Darmadi Durianto dan fungsionaris PDI Perjuangan seperti Ronny Talapessy, Hilmar Farid, Adri Martowardojo, serta tokoh Perhimpunan INTI dan pengusaha nasional.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Once Mekel Badan Kebudayaan Nasional Imlek Nusantara

Terkini | Sabtu, 04/04/2026 11:44 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777