https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Berbagai Metode Menentukan Hilal Awal Ramadan

Vaza Diva | Selasa, 17/02/2026 10:10 WIB



Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam selalu menantikan pengumuman awal puasa. Arsip - Sidang Isbat 1 Ramadan 1446 H (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam selalu menantikan pengumuman awal puasa. Di Indonesia, penentuan 1 Ramadan biasanya diumumkan pemerintah melalui sidang isbat setelah dilakukan pengamatan hilal di berbagai daerah. Proses ini sering menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan dimulainya ibadah puasa.

Secara syariat, awal bulan hijriah ditentukan dengan melihat kemunculan hilal, yakni bulan sabit tipis pertama setelah fase bulan baru (ijtimak). Dasar penetapan ini merujuk pada sabda Nabi Muhammad SAW:

صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ
Artinya: “Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah karena melihatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca juga :
Resmi! 1 Zulhijjah 1447 H Ditetapkan 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

Karena itu, penentuan awal Ramadan bukan sekadar perhitungan kalender, melainkan bagian dari ketentuan ibadah.

Metode Rukyatul Hilal (Pengamatan Langsung)

Metode pertama adalah rukyat, yaitu pengamatan hilal secara langsung setelah Matahari terbenam pada tanggal 29 bulan Syaban. Pengamatan dilakukan di lokasi yang memiliki horizon barat terbuka seperti pantai, dataran tinggi, atau observatorium.

Baca juga :
Persis Nilai Penguatan Regulasi Sidang Isbat Penting Demi Persatuan Umat

Petugas biasanya menggunakan teleskop, kamera astronomi, dan alat bantu optik. Jika hilal terlihat dan kesaksiannya disahkan, maka malam itu langsung ditetapkan sebagai awal Ramadan.

Metode Hisab (Perhitungan Astronomi)

Selain rukyat, terdapat metode hisab, yaitu penentuan awal bulan menggunakan perhitungan posisi Matahari dan Bulan secara astronomi. Metode ini menghitung tinggi Bulan, elongasi (jarak sudut Matahari-Bulan), dan umur bulan setelah ijtimak.

Baca juga :
Awal Zulhijah 1447 H Diprediksi Jatuh Besok, 18 Mei 2026

Dengan teknologi modern, hisab mampu memprediksi kemungkinan terlihatnya hilal bahkan jauh hari sebelumnya. Karena itu, metode ini banyak digunakan untuk menyusun kalender hijriah.

Kriteria Imkanur Rukyat

Di Indonesia, pemerintah menggunakan pendekatan gabungan yang dikenal sebagai imkanur rukyat. Artinya, hasil perhitungan hisab digunakan untuk memperkirakan posisi hilal, lalu dikonfirmasi dengan pengamatan rukyat.

Hilal dinilai mungkin terlihat jika memenuhi kriteria tertentu, seperti ketinggian minimal beberapa derajat di atas ufuk dan jarak sudut tertentu dari Matahari. Jika tidak terlihat dan belum memenuhi kriteria, maka bulan Syaban digenapkan menjadi 30 hari.

Sidang Isbat

Seluruh laporan pengamatan dari berbagai wilayah kemudian dibahas dalam sidang isbat yang melibatkan ulama, ahli astronomi, dan perwakilan organisasi Islam. Hasil sidang inilah yang menjadi keputusan resmi pemerintah mengenai awal Ramadan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Bulan Ramadan Bulan Puasa Melihat Hilal Sidang Isbat

Terkini | Senin, 03/08/2026 06:09 WIB

Humanika

Mengenal Hari Pidjiguiti 3 Agustus: Sejarah, Tragedi, dan Tujuannya

Humanika

Satu Sikap yang Bisa Buat Hati Anda Tenang

Gaya Hidup

Hari Semangka Sedunia Setiap 3 Agustus, Ini Sejarahnya

Kesehatan

Mengapa Hari Kesadaran Syndrome Cloves Diperingati Setiap 3 Agustus?

Humanika

3 Agustus 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

News

Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 38 Orang, Ribuan Warga Belum Bisa Pulang

News

Partai Gelora Luncurkan Desk Verifikasi Partai Politik

News

Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 227 Selamat, Lima Meninggal Dunia

News

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 4 Penumpang Tewas, 218 Lainnya Selamat

News

Komdigi Tegur YouTube Imbas Promosi Vape Libatkan Anak, Beri Tenggat 3 Hari

Info Bank BNI

BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Gaya Hidup

Studi: Konsumsi Protein Berlebih Tanpa Olahraga Berpotensi Percepat Penuaan

Gaya Hidup

Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777