https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menlu Sebut Iran Ajukan Proposal Penggunaan Nuklir Secara Damai

Vaza Diva | Kamis, 12/02/2026 06:06 WIB



Pemerintah Iran tengah menyiapkan rancangan kesepakatan baru terkait program nuklirnya. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi (Foto: Ant)

 

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah Iran tengah menyiapkan rancangan kesepakatan baru terkait program nuklirnya.

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyebut proposal tersebut bertujuan memastikan penggunaan teknologi nuklir hanya untuk kepentingan sipil tanpa pengembangan senjata nuklir.

Baca juga :
Perundingan AS vs Iran Terhambat Masalah Kepercayaan, China Diminta Tengahi

"Saya telah menginstruksikan tim saya untuk mengerjakan rencana atau proposal yang dapat dilaksanakan, yang dapat menjamin tidak akan ada senjata nuklir, sekaligus menjamin hak Iran untuk menggunakan teknologi nuklir secara damai untuk pembangkit listrik, produksi obat-obatan, dan pertanian," katanya dalam wawancara dengan stasiun televisi RT yang dipublikasikan pada Rabu (11/2).

Araghchi menegaskan negaranya masih berhati-hati terhadap Amerika Serikat, terutama setelah serangan yang terjadi saat proses negosiasi pada 2025.

Baca juga :
Trump Kembali Tegaskan Iran Dilarang Punya Senjata Nuklir

Ia menekankan Teheran ingin memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang dalam proses perundingan berikutnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pembatasan rudal balistik, ia menyatakan pembahasan hanya difokuskan pada isu nuklir.

Baca juga :
Prabowo Tuntaskan KTT ASEAN dengan Fokus Ketahanan Pangan dan Energi

Menurutnya, otoritas Iran "hanya bernegosiasi tentang program nuklir kami dengan AS." Isu rudal balistik tidak sedang dibahas, imbuhnya.

Ia juga mengatakan Iran tidak memiliki masalah dengan masyarakat Amerika, tetapi menilai kebijakan pemerintah Washington selama ini bersifat "bermusuhan" terhadap Republik Islam.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut keberhasilan perundingan bergantung pada berbagai isu, termasuk jangkauan rudal balistik dan program nuklir.

Pembicaraan antara delegasi kedua negara sebelumnya berlangsung di Muscat, ibu kota Oman pada 6 Februari, dan menurut Presiden Donald Trump proses dialog berjalan positif serta akan dilanjutkan.

Di sisi lain, Araghchi menegaskan Teheran tetap mempertahankan hak memperkaya uranium, bahkan jika hal tersebut berpotensi memicu konflik. (Sputnik-OANA) 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pemerintah Iran Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi Senjata Nuklir

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777