Ilustrasi - berjalan kaki selama 10 menit merupakan salah satu cara atasi monday blues tanpa harus libur tambahan (Foto: Freepik)
Jakarta, Jurnas.com - Hari Senin sering menjadi momen yang paling dihindari setelah akhir pekan berakhir. Banyak orang kembali menghadapi alarm pagi, perjalanan kerja, serta tumpukan aktivitas yang menunggu diselesaikan. Tidak heran jika suasana hati terasa menurun sejak awal hari.
Kondisi ini dikenal sebagai Monday blues, yakni perasaan malas, lelah, dan kurang bersemangat saat memulai minggu baru. Perubahan ritme dari waktu santai ke rutinitas kerja membuat tubuh dan pikiran belum sepenuhnya siap beraktivitas.
Padahal, rasa berat di hari Senin tidak selalu harus diatasi dengan mengambil cuti atau libur tambahan.
Dengan beberapa kebiasaan sederhana, energi dan motivasi dapat kembali meningkat sehingga aktivitas berjalan lebih ringan.
Meja kerja yang rapi membantu pikiran terasa lebih teratur. Lingkungan kerja yang bersih membuat otak lebih fokus dan mengurangi stres sejak pagi.
Jangan langsung mengerjakan pekerjaan paling berat. Menyelesaikan tugas ringan terlebih dahulu memberi efek psikologis positif karena otak merasa telah mencapai sesuatu.
Rapat terlalu lama saat pagi justru menguras energi. Gunakan waktu awal hari untuk membangun momentum kerja sebelum berdiskusi panjang.
Aktivitas fisik ringan dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Jalan kaki sebentar di pagi hari membantu tubuh lebih segar dan meningkatkan konsentrasi.
Dehidrasi ringan sering menjadi penyebab tubuh lemas dan sulit fokus. Minum air putih cukup sejak pagi membantu menjaga stamina sepanjang hari.
Percakapan santai dapat memperbaiki suasana hati. Interaksi sosial sederhana membantu mengurangi tekanan psikologis di awal minggu.
Hal sederhana seperti membeli kopi favorit atau makan siang kesukaan bisa meningkatkan motivasi. Otak akan mengasosiasikan hari Senin dengan pengalaman menyenangkan.
Minggu, 15/03/2026 01:30 WIB
Sabtu, 14/03/2026 23:25 WIB
Sabtu, 14/03/2026 10:05 WIB