https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Waspada Penularan Virus Nipah dari Buah yang Rusak

Muhammad Habib Saifullah | Selasa, 03/02/2026 14:01 WIB



Dinkes DKI Jakarta mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai penyebaran virus nipah, dengan tidak mengonsumsi buah yang sudah rusak. Ilustrasi kelelawar memakan buah (Foto: Unsplash/Dhruv Maniyar)

Jakarta, Jurnas.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai penyebaran virus nipah, dengan tidak mengonsumsi buah yang sudah rusak.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan bahwa buah yang rusak atau terbuka berisiko terkontaminasi virus nipah, terutama dari gigitan kelelawar.

"Masyarakat diimbau menjaga kebersihan pangan, mencuci buah sebelum dikonsumsi, menghindari kontak dengan hewan sakit, tidak mengonsumsi buah yang terbuka atau rusak dan diduga terpapar gigitan kelelawar," kata Ani di Jakarta, Selasa (3/2).

Baca juga :
WHO Anggap Risiko Penyebaran Virus Nipah Masih Rendah

Ani menjelaskan bahwa virus nipah merupakan penyakit zoonotik berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia, bahkan antarmanusia, dengan tingkat kematian yang cukup tinggi.

Penularan Virus Nipah, lanjut dia, dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, terutama kelelawar pemakan buah.

Baca juga :
Peneliti BRIN Sebut Virus Nipah Bersirkulasi di Alam, Berpotensi jadi Wabah

Selain itu, penularan juga bisa terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita.

"Penularan terjadi melalui kontak dengan hewan terinfeksi, terutama kelelawar pemakan buah, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita," jelas Ani.

Baca juga :
Migrasi Kelelawar dan Burung Berpotensi Sebarkan Virus Nipah

Adapun gejala awal Virus Nipah, sambung dia, meliputi demam, sakit kepala, dan nyeri otot.

Jika tidak segera ditangani, maka kondisi tersebut dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan hingga radang otak atau ensefalitis.

Ani pun mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan.

Masyarakat diimbau agar segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan yang mengarah pada gejala Virus Nipah.

"Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala setelah kontak berisiko," imbau Ani.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Virus Nipah Gigitan Kelelawar Dinkes DKI Jakarta Buah Rusak Ani Ruspitawati

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777