https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Legislator PKB Ingatkan Pemerintah Terkait Harga Minyak Turun

Sundari | Selasa, 27/01/2026 14:52 WIB



Ratna Juwita Sari, mengingatkan pemerintah agar tidak tergesa-gesa mengambil kebijakan jangka pendek menyusul turunnya harga minyak dunia. Anggota Komisi XII DPR, Ratna Juwita Sari

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari, mengingatkan pemerintah agar tidak tergesa-gesa mengambil kebijakan jangka pendek menyusul turunnya harga minyak dunia. Menurutnya, penurunan harga saat ini tidak boleh dibaca secara dangkal sebagai kondisi aman, mengingat dinamika geopolitik global yang masih sangat fluktuatif.

Ratna menilai, konflik kawasan, ketegangan antarnegara produsen energi, hingga ketidakpastian arah kebijakan moneter global dapat sewaktu-waktu membalikkan tren harga minyak secara drastis. Oleh karena itu, pemerintah justru perlu memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat cadangan energi nasional, bukan sekadar menyesuaikan harga atau menunda langkah strategis.

“Harga minyak yang turun bukan sinyal untuk lengah. Ini justru waktu yang tepat bagi negara untuk mengamankan pasokan dan memperbesar cadangan, karena situasi geopolitik global masih jauh dari stabil,” tegas Ratna di Jakarta, Selasa (27/1).

Baca juga :
Legislator PKB Kecam Predator Seksual di Ponpes Pati: Pelaku Hukum Berat

Ia menekankan bahwa kebijakan energi harus berpijak pada ketahanan jangka panjang, bukan hanya kalkulasi fiskal sesaat.

"Saya selalu ingatkan bahwa ketergantungan terhadap impor dan lemahnya cadangan strategis punya risiko besar jika terjadi lonjakan harga mendadak di masa depan," ujarnya.

Baca juga :
Kesejahteraan Guru Timpang, Legislator PKB Usul Hapus PPPK Paruh Waktu

Ratna juga mendorong pemerintah untuk lebih transparan dalam pengelolaan cadangan energi, serta melibatkan pengawasan DPR agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan nasional dan keberlanjutan ekonomi.

Sekretaris DPP PKB bidang SDA itu menilai bahwa selama ini pemerintah cenderung reaktif terhadap fluktuasi harga energi global, alih-alih membangun skema antisipatif yang konsisten. Ia mengingatkan bahwa kegagalan membaca risiko geopolitik bisa berujung pada kebijakan tambal sulam yang membebani APBN dan masyarakat.

Baca juga :
Legislator PKB Minta Petugas Disiagakan di Semua Perlintasan Sebidang

Namun demikian, ia juga menegaskan bahwa kritik ini harus dibaca sebagai dorongan perbaikan, bukan penolakan kebijakan. Pemerintah diminta menjadikan momentum harga murah sebagai investasi strategis, memperkuat cadangan nasional, memperbaiki tata kelola energi, dan mengurangi kerentanan Indonesia terhadap guncangan eksternal.

“Yang kita butuhkan bukan kebijakan populis sesaat, tetapi strategi energi nasional yang disiplin, terukur, dan tahan krisis,” pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan, harga minyak dunia ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan di Senin (26/1/2026). Dilansir dari Reuters, Brent Crude turun 0,4% ke US$65,59. Sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah 0,7% ke US$60,63.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Legislator PKB Ratna Juwita Sari PKB Ingatkan Pemerintah Harga Minyak Global Turun

Terpopuler

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777