https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Fakta Menarik Gunung Bulusaraung di Pangkep Sulawesi Selatan

Agus Mughni | Minggu, 18/01/2026 15:31 WIB



Gunung Bulusaraung merupakan salah satu gunung ikonik yang berada di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan Gunung Bulusaraung (Foto: Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung)

Jakarta, Jurnas.com - Gunung Bulusaraung merupakan salah satu gunung ikonik yang berada di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Gunung ini terkenal karena lanskap karstnya yang unik dan keanekaragaman hayati yang tinggi.

Baru-baru ini, Gunung Bulusaraung menjadi lokasi penemuan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport, menempatkan gunung ini dalam sorotan nasional meski pesona alamnya telah dikenal jauh sebelumnya. Bulusaraung sudah menjadi ikon karst dan kawasan konservasi yang menarik bagi pendaki, peneliti, hingga pecinta alam.

Dikutip dari berbagai sumber, Gunung Bulusaraung termasuk dalam Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, yang ditetapkan sejak 2004, sehingga tidak hanya menjadi tujuan pendakian, tetapi juga kawasan konservasi penting. Berbagai spesies endemik Sulawesi, seperti kera hitam, musang, tarsius, dan beragam kupu-kupu, hidup berdampingan di kawasan ini, menjadikannya surga bagi biolog dan pecinta ekowisata.

Baca juga :
Apel Siaga Kades se-Sulsel, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden

Gunung Bulusaraung berada di kawasan karst Maros–Pangkep, salah satu bentang alam karst terluas dan tertua di dunia setelah Cina selatan.

Puncak Bulusaraung berada pada ketinggian sekitar 1.353 meter di atas permukaan laut dan menyuguhkan panorama karst yang luas. Dari sana, pendaki dapat melihat gugusan menara kapur dan lembah yang membentang, pemandangan langka yang memikat pecinta alam dan fotografer.

Baca juga :
Sulap Hutan jadi Peternakan Ayam, Pengusaha Ini Terancam 10 Tahun Penjara

Topografi gunung ini dikenal terjal dan kasar, dengan tanah humitropepts yang menyelimuti lereng batu kapur. Kondisi tersebut membuat jalur pendakian menantang meski ketinggiannya tergolong sedang, sehingga setiap langkah menuntut kewaspadaan dan kesiapan fisik.

Jalur pendakian utama dimulai dari Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, sekitar 2,5 jam perjalanan dari Makassar, Sulawesi Selatan. Sepanjang rute, pendaki melewati pos-pos peristirahatan yang memungkinkan mereka menikmati panorama karst, dengan pos terakhir menjadi lokasi favorit untuk berkemah sebelum menggapai puncak gunung tersebut.

Baca juga :
KPK Ungkap 27.969 Bidang Tanah Pemda Sumsel Belum Bersertifikat

Selain panorama menakjubkan, Bulusaraung juga menyimpan nilai geologi dan ekologi yang tinggi. Sungai bawah tanah, gua berornamen stalaktit dan stalagmit, serta flora dan fauna endemik menjadikannya kawasan penting untuk penelitian, konservasi, dan ekowisata.

Gunung Bulusaraung menunjukkan bahwa pesona Sulawesi Selatan tidak hanya terletak pada kota dan pantainya, tetapi juga pada pegunungannya. 

Dengan perpaduan geologi, lanskap karst, dan keaneka ragaman hayati endemik, Gunung Bulusaraung bukan hanya destinasi pendakian. Ia juga menawarkan pengalaman alam yang autentik sekaligus penting untuk penelitian dan pelestarian lingkungan. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gunung Bulusaraung Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan Panorama Karst

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777