https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

AS Resmi Tingkatkan Harga Jaminan Visa bagi Warga Venezuela

Mutiul Alim | Rabu, 07/01/2026 10:54 WIB



Amerika Serikat (AS) menambahkan Venezuela ke dalam daftar negara yang harus menyertakan uang jaminan mahal untuk mendapatkan visa AS. Bendera Amerika Serikat (Foto: REUTERS)

Washington, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) menambahkan Venezuela ke dalam daftar negara yang harus menyertakan uang jaminan mahal untuk mendapatkan visa AS. Venezuela menjadi satu dari 25 negara terbaru yang dimasukkan pemerintahan Donald Trump.

Dikutip dari Straits Times pada Rabu (7/1), negara-negara yang tertera dalam daftar diharuskan melampirkan uang jaminan hingga US$15.000 atau Rp251 juta untuk mengajukan permohonan masuk ke AS.

Daftar ini mencakup berbagai negara dari Afrika, Amerika Latin, dan Asia Selatan. Hingga 6 Januari, daftar negara yang terkena kebijakan uang jaminan itu berjumlah total 38 negara.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Adapun kebijakan untuk negara-negara yang baru ditambahkan akan mulai berlaku pada 21 Januari mendatang, sebagaimana laporan Departemen Luar Negeri AS.

"Setiap warga negara atau penduduk yang bepergian dengan paspor yang dikeluarkan oleh salah satu negara ini, yang dinyatakan memenuhi syarat untuk visa B1/B2, harus menyetorkan jaminan sebesar US$5.000, US$10.000, atau US$15.000," kata Kemlu AS.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat

Selanjutnya, menurut keterangan Departemen Luar Negeri, para pemohon harus menyetujui persyaratan obligasi melalui platform pembayaran daring Departemen Keuangan AS, Pay.gov.

Pemerintah AS mengatakan bahwa obligasi tersebut bertujuan untuk mencegah pengunjung tinggal melebihi masa berlaku visa, yang ditujukan untuk tujuan wisata atau bisnis.

Baca juga :
Menhut Dorong Produk Kehutanan RI Kuasai Pasar Amerika, Kayu Dijamin Legal

Sejak menjabat pada Januari 2025, Trump telah menerapkan kebijakan imigrasi garis keras, yang meliputi upaya deportasi agresif, pencabutan visa dan kartu hijau, serta penyaringan unggahan media sosial dan pidato masa lalu para imigran.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Jaminan Visa Amerika Serikat Warga Venezuela Permohonan Visa AS

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777