https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pembangkit Nuklir Jepang Akui Remehkan Risiko Gempa Bumi

Mutiul Alim | Selasa, 06/01/2026 14:36 WIB



Pembangkit nuklir Jepang mengakui bahwa pihaknya selama ini meremehkan risiko gempa bumi kepada pemerintah, di tengah upaya Tokyo menghidupkan nuklir Pembangkit nuklir Jepang (Foto: Straits Times)

Tokyo, Jurnas.com - Pembangkit nuklir Jepang mengakui bahwa pihaknya selama ini meremehkan risiko gempa bumi kepada pemerintah, di tengah upaya Tokyo menghidupkan kembali tenaga nuklir hampir 15 tahun pasca tragedi Fukushima.

Pembangkit listrik Hamaoka milik Chubu Electric Power dikatakan berisiko terkena potensi gempa bumi dahsyat, sedang menjalani pemeriksaan keselamatan regulasi, dengan tujuan untuk menghidupkan kembali dua reaktor.

Dan presiden perusahaan, Kingo Hayashi, membenarkan pada Senin (5/1) kemarin bahwa perkiraan guncangan seismik maksimum yang dapat dialami pabrik selama gempa bumi telah diremehkan.

Baca juga :
Ponsel Berisi Data Rahasia Regulator Nuklir Jepang Hilang di China

"Insiden ini dapat sangat memengaruhi proses peninjauan (keselamatan) dan merusak kepercayaan masyarakat setempat serta pemangku kepentingan lainnya terhadap bisnis nuklir kita, dan berpotensi mengguncang fondasinya," kata dia dikutip dari Straits Times pada Selasa (6/1).

Jepang menghentikan penggunaan tenaga nuklir setelah gempa bumi dan tsunami dahsyat, yang menyebabkan tiga reaktor di pembangkit listrik tenaga atom Fukushima mengalami peleburan inti pada 2011.

Baca juga :
Pengawas Nuklir Uji Ikan Perairan Fukushima usai Pelepasan Air Radioaktif

Namun, negara miskin sumber daya ini kini ingin menghidupkan kembali energi atom untuk mengurangi ketergantungannya pada bahan bakar fosil, mencapai netralitas karbon pada 2050, dan memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat dari kecerdasan buatan.

Sementara itu, pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia, Kashiwazaki-Kariwa, diperkirakan akan mulai beroperasi kembali pada Januari ini, sembari menunggu persetujuan akhir dari Otoritas Regulasi Nuklir (NRA).

Baca juga :
Pelepasan Air Radioaktif Jepang Gelombang Kedua Dimulai, Berlangsung 17 Hari
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pembangkit Listrik Nuklir Nuklir Jepang Tragedi Fukushima

Terpopuler

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777