https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menko PMK: Peralihan Tahun Kali Ini Sungguh Butuh Perhatian Ekstra

Agus Mughni | Rabu, 31/12/2025 14:02 WIB



Menko PMK Pratikno meminta seluruh pemerintah daerah agar siapsiaga ekstra dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah menjelang pergantian tahun Menko PMK Pratikno, saat memimpin Rapat Koordinasi Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah secara daring, menyampaikan bahwa tantangan kebencanaan pada akhir tahun ini sangat berat (Foto: Kemenko PMK)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meminta seluruh pemerintah daerah (Pemda) agar siapsiaga ekstra dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah menjelang pergantian tahun.

Permintaan tersebut disampaikan Menko PMK saat memimpin Rapat Koordinasi Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah secara daring. Dia menyampaikan bahwa tantangan kebencanaan pada akhir tahun ini sangat berat.

Selain masih berlangsungnya penanganan bencana di sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Kalimantan Selatan, lanjutnya, potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi di berbagai daerah lain di Indonesia.

Baca juga :
Libur Imlek, Penumpang Whoosh Melonjak hingga 25 Persen

"Peralihan tahun kali ini sungguh membutuhkan perhatian ekstra luar biasa bagi kita semua. Saya tahu bapak ibu semua bekerja tanpa libur, siaga 24 jam, selalu standby dan sigap merespons segala tantangan. Terima kasih atas kerja keras yang luar biasa ini," ujar Pratikno dalam keterangan resmi, Selasa (30/12).

Menko PMK menekankan, semua daerah dari Kepala Daerah, BPBD bersama masyarakat untuk melakukan orkestrasi kesiapsiagaan selama masa nataru dan peralihan tahun. Ini tidak hanya berlaku bagi daerah yang saat ini terdampak bencana, tetapi juga bagi wilayah-wilayah lainnya yang berpotensi terdampak. Menurutnya, pemantauan kondisi cuaca dan kesiapan sumber daya harus dilakukan secara berkelanjutan.

Baca juga :
Awal Mula Imlek Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional di Indonesia

"Di luar wilayah yang sedang terdampak bencana, saya sangat mengharapkan bapak ibu untuk terus waspada. Waspada memonitor kondisi cuaca, selalu standby menyiapkan kesiapsiagaan infrastruktur, personel, dan pasukan agar jika terjadi sesuatu kita bisa merespons sangat cepat," ujarnya.

Selain kesiapsiagaan internal daerah, Menko PMK juga menekankan pentingnya solidaritas dan sinergi antardaerah dalam penanganan bencana. Daerah yang tidak terdampak diminta terus memberikan dukungan nyata kepada wilayah yang tengah menghadapi bencana.

Baca juga :
17 Ucapan Imlek 2026 Penuh Makna, Cocok Dibagikan saat Tahun Kuda Api

"Mohon dukungan dan bantuannya untuk penanganan saudara-saudara kita di daerah yang mengalami bencana. Ini tolong untuk dilanjutkan. Sambil kita waspada secara internal, kita juga membantu daerah terdampak agar pemulihan bisa berjalan lebih cepat," kata Menko PMK.

Menko PMK menjelaskan bahwa pemulihan pascabencana saat ini telah mencakup perbaikan infrastruktur dan distribusi logistik, juga pemulihan konektivitas transportasi, jaringan telekomunikasi, layanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya percepatan pemulihan pelayanan pendidikan menjelang dimulainya semester baru pada awal Januari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengikuti informasi resmi BMKG dan BNPB, serta memperkuat kesiapsiagaan berbasis masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk menunjukkan empati dan solidaritas kepada para korban bencana, termasuk dengan merayakan pergantian tahun secara sederhana.

"Di tengah situasi prihatin, diimbau kepada masyarakat untuk rayakan tahun baru dengan cara sederhana, yang lebih bermakna, dengan doa bersama dan solidaritas untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana," pungkasnya.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala BMKG Teuku Faishal Fathani, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, serta jajaran BPBD, unsur pemerintah daerah, dan satuan wilayah TNI-Polri seluruh Indonesia. 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menko PMK Pergantian Tahun bencana hidrometeorologi basah Tahun Baru

Terkini | Jum'at, 03/04/2026 02:31 WIB

News

Gandeng UE, China Serukan Gencatan Senjata di Timur Tengah

News

Tren Liburan di AS Merosot Imbas Kenaikan Kenaikan Bahan Bakar

Gaya Hidup

Bencana Iklim Ekstrem Bisa Sering Terjadi Meski Pemanasan Global "Moderat"

Humanika

4 Peristiwa Bersejarah 2 April di Indonesia, Apa Saja?

Gaya Hidup

Stres di Masa Remaja Bisa Ganggu Perkembangan Otak Berdampak Jangka Panjang

News

Habiburokhman: Penanganan Kasus Amsal Harus Jadi Bahan Evaluasi Kejaksaan

News

Dukung Gerakan Hemat Energi, Kementrans Terapkan WFH ASN Setiap Jumat

News

Rudianto Lallo Soroti Dugaan Jaksa Cari-cari Kasus Demi Target Kinerja

News

Legislator PKB: Saatnya Buka Jalur Penyeberangan Baru ke Bali

News

Rieke Desak Pemerintah Percepat Satu Data Korban Pelanggaran HAM Berat

Humanika

Ini Berbagai Dalil Keutamaan Bulan Syawal dalam Islam

Humanika

8 Amalan Sunah di Bulan Syawal: Dari Puasa Enam Hari hingga Menikah

News

Demo di Kedubes AS, GPNI Desak Hentikan Pendanaan LSM dari Asing

News

Amsal Ungkap Fakta Persidangan: Kepala Desa Akui, Tapi Tetap Dipenjara

News

Amsal Sitepu Buka Kronologi Kasus di Komisi III: 131 Hari Ditahan

Olahraga

Lawan Semen Padang, Bojan Hodak Minta Persib Tetap Fokus

News

DPR Dorong Sinergi Lintas Kementerian Lindungi Pekerja Kreatif

News

KPK Kembali Geledah Rumah Politikus PDIP Ono Surono di Indramayu

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777