https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengapa Malam Tahun Baru Selalu Identik dengan Kembang Api?

Agus Mughni | Rabu, 31/12/2025 13:46 WIB



Mengapa kembang api selalu identik dengan perayaan malam tahun baru? Bagaimana sejarah dan perkembangannya? Ilustrasi Sejarah Panjang di Balik Tradisi Kembang Api di Malam Tahun Baru (Pexels/Rakicevic Nenad)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap malam pergantian tahun atau malam tahun baru, langit di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, selalu dipenuhi cahaya kembang api. Pemandangan ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan tradisi global yang berakar pada sejarah panjang dan kepercayaan budaya manusia.

Lantas, mengapa kembang api selalu identik dengan perayaan malam tahun baru? Bagaimana sejarah dan perkembangannya?

Dikutip dari berbagai sumber, asal-usul kembang api bermula di Tiongkok kuno pada masa Dinasti Tang, sekitar abad ke-7 hingga ke-10 Masehi. Saat itu, masyarakat menemukan bahwa batang bambu yang diisi bubuk mesiu akan meledak ketika dibakar, menghasilkan suara keras dan cahaya terang.

Baca juga :
Ngilu, Kaki Pria Ini Putus usai Terkena Kembang Api Imlek

Ledakan tersebut dipercaya mampu mengusir roh jahat dan energi negatif. Karena itulah, kembang api kemudian digunakan dalam berbagai perayaan, terutama saat pergantian tahun, sebagai simbol pembersihan diri dari kesialan masa lalu dan penyambutan keberuntungan baru.

Keyakinan ini semakin menguat dalam budaya Tionghoa, termasuk dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Kembang api diyakini dapat mengusir makhluk mitos bernama Nian, yang konon muncul saat pergantian tahun untuk mengganggu manusia.

Baca juga :
6 Novel Lawas Indonesia yang Masih Digemari Banyak Orang

Melalui jalur perdagangan, tradisi kembang api menyebar ke luar Tiongkok. Pada abad ke-13, Marco Polo membawa bubuk mesiu ke Eropa, memperkenalkan teknologi yang kemudian diadaptasi menjadi hiburan bangsawan dan simbol kemewahan.

Seiring waktu, kembang api tak lagi terbatas pada pesta kerajaan. Tradisi ini meluas ke perayaan publik dan akhirnya melekat kuat pada malam tahun baru sebagai penanda momen besar yang dirayakan bersama.

Baca juga :
6 Novel Lawas Indonesia yang Wajib Dibaca Saat Libur Tahun Baru

Secara simbolis, cahaya kembang api melambangkan harapan, awal baru, dan kemenangan terang atas gelap. Dentuman kerasnya memberi sensasi klimaks, membantu manusia menandai berakhirnya satu bab waktu dan dimulainya bab berikutnya.

Kembang api juga memiliki fungsi sosial yang kuat. Saat semua mata tertuju ke langit, orang-orang berbagi momen yang sama, menciptakan rasa kebersamaan tanpa perlu kata-kata atau bahasa.

Perkembangan teknologi membuat kembang api semakin kompleks, dengan ragam warna, pola, dan koreografi yang memukau. Inovasi ini memperkuat posisinya sebagai ikon utama perayaan malam tahun baru.

Meski kini muncul alternatif seperti pertunjukan drone dan laser demi alasan lingkungan, makna kembang api tetap bertahan. Ia bukan sekadar ledakan cahaya, melainkan simbol harapan manusia untuk menyambut masa depan dengan optimisme dan kegembiraan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Malam Tahun Baru Kembang Api Tahun Baru 2026 Perayaan tahun baru

Terkini | Jum'at, 03/04/2026 02:31 WIB

News

Gandeng UE, China Serukan Gencatan Senjata di Timur Tengah

News

Tren Liburan di AS Merosot Imbas Kenaikan Kenaikan Bahan Bakar

Gaya Hidup

Bencana Iklim Ekstrem Bisa Sering Terjadi Meski Pemanasan Global "Moderat"

Humanika

4 Peristiwa Bersejarah 2 April di Indonesia, Apa Saja?

Gaya Hidup

Stres di Masa Remaja Bisa Ganggu Perkembangan Otak Berdampak Jangka Panjang

News

Habiburokhman: Penanganan Kasus Amsal Harus Jadi Bahan Evaluasi Kejaksaan

News

Dukung Gerakan Hemat Energi, Kementrans Terapkan WFH ASN Setiap Jumat

News

Rudianto Lallo Soroti Dugaan Jaksa Cari-cari Kasus Demi Target Kinerja

News

Legislator PKB: Saatnya Buka Jalur Penyeberangan Baru ke Bali

News

Rieke Desak Pemerintah Percepat Satu Data Korban Pelanggaran HAM Berat

Humanika

Ini Berbagai Dalil Keutamaan Bulan Syawal dalam Islam

Humanika

8 Amalan Sunah di Bulan Syawal: Dari Puasa Enam Hari hingga Menikah

News

Demo di Kedubes AS, GPNI Desak Hentikan Pendanaan LSM dari Asing

News

Amsal Ungkap Fakta Persidangan: Kepala Desa Akui, Tapi Tetap Dipenjara

News

Amsal Sitepu Buka Kronologi Kasus di Komisi III: 131 Hari Ditahan

Olahraga

Lawan Semen Padang, Bojan Hodak Minta Persib Tetap Fokus

News

DPR Dorong Sinergi Lintas Kementerian Lindungi Pekerja Kreatif

News

KPK Kembali Geledah Rumah Politikus PDIP Ono Surono di Indramayu

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777