https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tahun Depan, Kemdikdasmen Latih Guru Dampingi Siswa Disabilitas

Mutiul Alim | Jum'at, 28/11/2025 15:16 WIB



Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) telah menyiapkan modul pelatihan bagi guru, untuk mendampingi siswa disabilitas Coffee morning Hari Disabilitas Internasional 2025 (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) telah menyiapkan modul pelatihan bagi guru, untuk mendampingi siswa disabilitas atau anak berkebutuhan khusus (ABK) di satuan pendidikan.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), Tatang Muttaqin, mengatakan bahwa upaya ini merupakan komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan guru pendamping ABK.

"Sudah kami serahkan ke Ditjen GTKGP dan akan dilaksanakan pada 2026. Ini upaya memastikan makin banyak guru biasa, guru mata pelajaran, dan wali kelas tahu cara menangani anak disabilitas," kata Dirjen Tatang di Jakarta pada Jumat (28/11), dalam rangka persiapan Hari Disabilitas Internasional 2025.

Baca juga :
Revitalisasi Ubah Kondisi SLBN Pahlawan Indramayu Tak Lagi Memprihatinkan

Ketersediaan guru pendamping siswa disabilitas di satuan pendidikan dinilai cukup penting. Sebab, masih banyak laporan penolakan dan perundungan terhadap siswa disabilitas, baik dari peserta didik maupun orang tua siswa.

Selain memastikan ketersediaan guru, Dirjen Tatang mengatakan pihaknya juga telah melaksanakan berbagai keterampilan vokasional, guna menyiapkan siswa disabilitas yang siap bekerja setelah lulus dari jenjang pendidikan menengah.

Baca juga :
TKA di PKBM Jawab Tantangan Fleksibilitas Belajar

Secara garis besar, terdapat 10 bidang keterampilan yang dapat dijadikan pilihan oleh siswa disabilitas. Beberapa di antaranya termasuk kecantikan, tata boga, souvenir, sablon, penyiaran, seni, dan teknologi informasi.

"Peminat kecantikan sudah banyak. Kemudian tata boga juga lumayan cukup banyak. Ada pula bidang souvenir dan sablon di Buleleng. Ini disesuaikan dengan kemampuan SLB dan kebutuhan lapangan kerja di masing-masing wilayah," ujar dia.

Baca juga :
Potret Semangat Siswa Disabilitas di Tangerang Ikut TKA SMP

Tatang menambahkan, siswa disabilitas yang mengantongi keahlian vokasional kemudian bekerja, umumnya cenderung melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, meskipun berasal dari kalangan ekonomi kurang mampu.

"Kalau sudah berhasil dia lebih sukses kuliah. Ada anak-anak yang ikut belajar kursus tata boga. Setelah SMA dia memang talentanya di sana. Setelah tiga tahun dia masuk sarjana pangan. Yang latar ekonomi bawah, setelah kerja, kalau kuliah bisa lebih sukses," dia menambahkan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Program Kemdikdasmen Siswa Disabilitas Dirjen Vokasi PKPLK Tatang Muttaqin

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777