https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kuartal III 2024, Harita Nickel Catatkan Kinerja Keuangan Stabil

Agus Mughni | Jum'at, 22/11/2024 16:21 WIB



Kuartal III 2024, Harita Nickel Catatkan Kinerja Keuangan Stabil PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel catatkan kinerja keuangan stabil di Kuartal III 2024 (Foto: Istimewa/Dok Harita Nickel)

Jakarta, Jurnas.com - PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel, perusahaan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan, mencatatkan kinerja operasional yang baik dan pertumbuhan keuangan yang stabil hingga 30 September 2024.

Di tengah tantangan pasar global, Harita Nickel mencatatkan pendapatan sebesar IDR 20,38 triliun hingga kuartal III 2024, meningkat 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didukung peningkatan volume produksi di operasi penambangan dan pemrosesan.

Laba kotor mencapai IDR 6,66 triliun, naik 9% secara tahunan, sementara EBITDA meningkat 14% menjadi IDR 8,88 triliun. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar IDR 4,84 triliun, tumbuh 8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga :
Kejagung Tangkap Pemberi Suap Ketua Ombudsman di Kasus Tambang Nikel Sultra

Dari sisi operasional, volume produksi juga mencatatkan peningkatan. Produksi bijih nikel mencapai lebih dari 16,27 juta wet metric tonnes (wmt), meningkat 12% dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

Produksi FeNi dari smelter RKEF tercatat sebesar 95.813 ton, meningkat 39% secara tahunan, sementara fasilitas HPAL menghasilkan 71.531 ton MHP Ni, meningkat 47% secara tahunan.

Baca juga :
Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, Terbitkan Rekomendasi Khusus untuk PT TSHI

Fasilitas HPAL kedua, PT Obi Nickel Cobalt (ONC), memulai lini produksi pertama di bulan April 2024 dan keseluruhan tiga lini produksinya sudah berhasil mencapai kapasitas penuh di bulan Agustus. Keberhasilan ini memberikan kontribusi yang cukup signifikan pada keseluruhan total produksi fasilitas HPAL dan kontribusi terhadap kenaikan penjualan bijih nikel ke divisi tambang.

Selain itu, fasilitas HPAL pertama mulai memproduksi dan mengekspor kobalt elektrolitik di bulan Agustus, menambah ragam produk perusahaan.

Baca juga :
KPK Setop Kasus Korupsi Izin Tambang Nikel Rp2,7 Triliun di Konawe Utara

Head of Investor Relations, Harita Nickel, Lukito Gozali, menjelaskan bahwa perusahaan terus berkomitmen untuk mengoptimalkan operasional dan menjaga profitabilitas meski harga nikel global berfluktuasi.

"Perluasan kapasitas produksi kami mendukung kebutuhan pasar yang terus meningkat, khususnya di sektor baterai kendaraan listrik,” kata Lukito dalam keterangan tertulis, Jumat (22/11).

Lukito menambahkan, Harita Nickel terus berfokus pada peningkatan kapasitas produksi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Investasi perusahaan dalam fasilitas peleburan dan pemurnian selaras dengan komitmen untuk mendukung agenda hilirisasi pemerintah Indonesia.

Harita Nickel juga berkomitmen terhadap praktik yang berkelanjutan serta terus mendorong kemajuan industri nikel di Indonesia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Harita Nickel Kinerja Keuangan Tambang Nikel

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777