https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tinjau Mess Patriot, Mentrans: SDM Unggul Kunci Transformasi Transmigrasi

Agus Mughni | Jum'at, 21/11/2025 21:59 WIB



Program Patriot menghubungkan dunia kampus dengan kondisi lapangan (Kawasan Transmigrasi). Kami ingin para patriot menjadi penggerak pembangunan Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat meninjau rencana lokasi Mess Patriot di Kawasan Transmigrasi Palolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (Foto: Ist/Humas Kementrans)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan pembangunan Mess Patriot merupakan langkah strategis menghadirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang mampu mendorong transformasi transmigrasi secara nyata dan berkelanjutan.

Mess Patriot dirancang sebagai pusat pembelajaran bagi penerima Beasiswa S2 Patriot dan Tim Ekspedisi Patriot dari tujuh universitas terbaik di Indonesia yang akan belajar langsung di kawasan transmigrasi agar mampu menghasilkan solusi dan kebijakan yang berdampak nyata.

Hal tersebut Mentrans sampaikan saat meninjau rencana lokasi Mess Patriot di Kawasan Transmigrasi Palolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (20/11).

Baca juga :
13 Sumur Migas Baru Ditemukan di Kawasan Transmigrasi, Potensi Capai Rp2,5T

“Program Patriot menghubungkan dunia kampus dengan kondisi lapangan (Kawasan Transmigrasi). Kami ingin para patriot menjadi penggerak pembangunan, bukan sekadar pengamat," kata Menteri Iftitah usai meninjau calon lokasi Mess Patriot.

"Transmigrasi masa kini berfokus pada pembangunan ekosistem ekonomi baru berbasis pendampingan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Patriot diharapkan memastikan masyarakat siap kerja dan menjadi tuan rumah pembangunan di wilayahnya,” ujar Mentrans lagi.

Baca juga :
Perkuat Transformasi Transmigrasi, Kemetrans Siapkan 1400 Peserta TEP 2026

Menteri Iftitah menjelaskan pendekatan baru dalam transmigrasi tidak lagi sekadar memindahkan penduduk, tetapi membangun ekosistem ekonomi baru melalui kehadiran SDM yang benar-benar memahami kondisi lapangan. Sehingga Program Patriot dirancang agar para pesertanya bukan hanya belajar teori, tapi menyaksikan langsung tantangan masyarakat.

“Para patriot ini akan hidup di lingkungan masyarakat, melihat sendiri seperti apa tantangan kemiskinan, dan dari situlah mereka menghasilkan solusi yang bukan hanya berbentuk rekomendasi tertulis, tetapi aksi nyata. Fungsi Mess atau Kampus Patriot adalah mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga masyarakat lokal siap kerja dan tidak tertinggal ketika investasi masuk,” papar Mentrans.

Baca juga :
Belajar dari Tiongkok, Pemerintahan Prabowo Percepat Pengentasan Kemiskinan

Kampus Patriot akan menjadi talent pool (kumpulan bakat) bagi generasi muda pilihan dari seluruh Indonesia. Seleksi tidak hanya mengandalkan tes biasa, tetapi mempertimbangkan rekam jejak pengabdian calon peserta.

“Kita membuka kesempatan bagi semua anak bangsa. Rekomendasi dari para tokoh daerah juga kami pertimbangkan agar calon patriot benar-benar memiliki rekam jejak yang memberi keyakinan bahwa dampaknya akan nyata bagi masyarakat,” jelas Menteri Iftitah.

Mess Patriot tidak dibangun sebagai kampus permanen, tetapi dalam bentuk modular box yang dapat dipindahkan. Ketika sebuah wilayah sudah mandiri, kampus dapat dialihkan ke daerah lain yang lebih membutuhkan pendampingan.

“Konsepnya mobile. Jika masyarakat di satu lokasi sudah kuat dan tidak lagi memerlukan pendampingan intensif, Mess Patriot akan dipindahkan ke wilayah lain,” tegas Menteri Iftitah.

Pembangunan Mess Patriot ini ditargetkan mulai awal tahun depan setelah keputusan final di pusat. Pemerintah juga membuka peluang keikutsertaan mahasiswa asing pada 2027 untuk mendorong knowledge spillover (penyeberang pengetahuan) dan memperkaya perspektif pembangunan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Sigi menyatakan dukungan penuh. Lahan seluas lima hektare telah disiapkan, disertai proses land clearing dan penyusunan persyaratan teknis.  

“Kami siap mendukung agar program strategis ini dapat berjalan di Sigi,” ujar Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi.

Melalui Program Patriot, Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmen menghadirkan SDM unggul sebagai motor utama percepatan pembangunan dan transformasi kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanegara SDM Unggul Transformasi Transmigrasi

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777