https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mendikdasmen Dorong SMK Lahirkan Siswa Berdaya Saing Global

Mutiul Alim | Kamis, 11/09/2025 14:30 WIB



Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus menjadi ujung tombak dalam mencetak generasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing global. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus menjadi ujung tombak dalam mencetak generasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing global.

Hal ini disampaikan dalam acara pelepasan 200 siswa SMK yang akan mengikuti program magang ke Jepang dan Rusia di Majenang, Kabupaten Cilacap, Selasa (9/9).

"SMK harus menghasilkan lulusan yang siap kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Program magang internasional ini adalah bukti nyata bahwa anak-anak kita mampu bersaing dan siap mengembangkan karir di level global," ujar Menteri Mu’ti.

Baca juga :
3 Ribu Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Teken Bantuan Perbaikan

Mendikdasmen mentatakan bahwa pemerintah saat ini fokus memperkuat pendidikan vokasi melalui berbagai program unggulan. Salah satunya adalah menyiapkan siswa SMK dengan kurikulum dan strategi pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

"Sekarang ini lebih dari 500 SMK di Indonesia sudah menjalin kerja sama dengan mitra di luar negeri. Bahkan, sebagian siswa sudah mendapat kesempatan magang sebelum lulus. Ini menunjukkan kualitas pendidikan vokasi kita semakin dipercaya," kata dia.

Baca juga :
Kemendikdasmen Siapkan Rp2,2 Triliun untuk Revitalisasi 938 SMK hingga SLB

Dia juga menyoroti pentingnya SMK empat tahun sebagai salah satu terobosan untuk mempersiapkan lulusan yang lebih matang. Pada tahun tambahan, siswa dibekali dengan keterampilan praktis, bahasa asing, pemahaman lintas budaya, serta soft skills yang menunjang kesiapan mereka memasuki dunia kerja.

"Harapannya, setelah lulus, mereka bisa langsung bekerja, membuka usaha, atau melanjutkan pendidikan tinggi dengan bekal yang lebih kuat," dia menambahkan.

Baca juga :
Kemendikdasmen Berkomitmen Hadirkan Bermutu hingga Wilayah 3T

Kepala SMK Muhammadiyah Majenang, Ahmad Syarifudin, menjelaskan bahwa sebagian siswa yang diberangkatkan ke luar negeri berasal dari sekolahnya, sementara sisanya dari SMK Muhammadiyah lain di Jawa Tengah.

"Mayoritas berangkat ke Jepang, dan ada satu siswa ke Rusia. Semua sudah melalui persiapan bahasa dan pelatihan sesuai kebutuhan industri," kata Syarifudin.

Bupati Cilacap, Samsul Auliya Rahmat, yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap pendidikan vokasi di daerahnya. Dia menilai keberangkatan ratusan siswa magang internasional menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi pelajar lain di Cilacap.

"Kami bangga anak-anak Cilacap bisa menembus pasar kerja internasional. Ini bukan hanya membuka masa depan mereka, tetapi juga membawa nama baik daerah dan Indonesia. Saya berharap semakin banyak anak SMK yang bisa mengikuti jejak ini," kata Bupati.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Mendikdasmen Abdul Mu`ti Sekolah Menengah Kejuruan Daya Saing Global

Terkini | Rabu, 29/07/2026 03:02 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777