https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Akademisi Peringatkan: Kegagalan Jerman Tekan Israel Bisa Picu Kekejaman

Syafira | Sabtu, 09/08/2025 02:02 WIB



Akademisi Peringatkan: Kegagalan Jerman Tekan Israel Bisa Picu Kekejaman Warga Palestina membawa pasokan bantuan yang masuk ke Gaza melalui Israel, di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, 2 Agustus 2025. REUTERS

BERLIN - Lebih dari 100 akademisi Israel telah memperingatkan dalam sebuah surat bahwa kegagalan Jerman untuk menekan Israel dapat menyebabkan kekejaman baru di Gaza.

"Keraguan lebih lanjut dari pihak Jerman mengancam akan memungkinkan terjadinya kekejaman baru - dan melemahkan pelajaran yang dipetik dari sejarahnya sendiri," tulis para akademisi dalam surat tersebut, yang ditujukan kepada anggota parlemen senior dari Partai Sosial Demokrat (SPD) Rolf Muetzenich dan Adis Ahmetovic dan dilihat oleh Reuters pada hari Selasa.

Pada 22 Juli, kedua pria tersebut, yang partainya berada dalam koalisi yang berkuasa, telah menyerukan agar Jerman bergabung dengan koalisi internasional yang mendesak diakhirinya segera perang di Gaza, sanksi terhadap Israel, dan penangguhan pengiriman senjata.

Baca juga :
Korban Tewas Genosida di Gaza Kini Mencapai 72.783 Orang

Pemerintah Jerman—yang terdiri dari blok konservatif CDU/CSU dan SPD—telah mempertajam kritiknya terhadap Israel atas bencana kemanusiaan buatan manusia yang menimpa 2 juta penduduk Gaza, tetapi belum mengumumkan perubahan kebijakan besar apa pun.

Israel membantah memiliki kebijakan kelaparan di Gaza, dan mengatakan kelompok militan Hamas, yang bertanggung jawab atas operasi yang menewaskan 1.200 orang di Israel pada Oktober 2023 dan menyandera ratusan lainnya, dapat mengakhiri krisis dengan menyerah.

Baca juga :
Warga Israel Serang Warga Palestina di Tepi Barat

Para kritikus berpendapat bahwa respons Jerman terhadap perang tersebut terlalu hati-hati, terutama karena rasa bersalah yang berkepanjangan atas Holocaust Nazi, yang melemahkan kemampuan kolektif Barat untuk menekan Israel.

"Jika lebih dari 100 akademisi Israel menyerukan perubahan haluan segera maka sudah saatnya kita mengambil tindakan nyata," kata Ahmetovic kepada lembaga penyiaran publik ARD.
Inggris, Kanada, dan Prancis telah mengisyaratkan kesiapan mereka untuk mengakui negara Palestina di wilayah yang diduduki Israel pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa bulan September ini.

Baca juga :
Hamas Konfirmasi Kematian Panglima Militer Izz al-Din al-Haddad oleh Israel
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Israel Palestina Genocida Gaza Tekanan Jerman

Terpopuler

Sabtu, 01/08/2026 07:07 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam

Minggu, 02/08/2026 04:04 WIB
Humanika

3 Surat yang Dianjurkan agar Terhindar Siksa Kubur

Jum'at, 31/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

MU Siapkan Tawaran Perdana untuk Lewis Hall

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777