https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Prabowo Diharapkan Lanjutkan Pembangunan Kesehatan Jiwa

Untung Subagja | Minggu, 06/10/2024 22:35 WIB



Perlu adanya kelanjutan pembangunan kesehatan jiwa pada pemerintahan Prabowo untuk mencegah kasus bunuh diri Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto. (Foto: Youtube KPU).

JAKARTA - Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Dr Nova Riyanti Yusuf mengatakan perlu adanya kelanjutan pembangunan kesehatan jiwa pada pemerintahan Prabowo untuk mencegah kasus bunuh diri.

“Hal ini sangat urgen seiring dengan peningkatan kasus bunuh diri. Untuk itu penting melakukan intervensi sejak pencegahan, penanganan, dan postvention bunuh diri,” ujar Nova di Jakarta, Sabtu (5/10/2024).

Dia menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan berbagai organisasi dunia praktisi kedokteran jiwa, yaitu World Psychiatric Association (WPA), Asian Federation of Psychiatric Association (AFPA), dan SAARC Psychiatric Federation (SPF).

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

Bersama psikiater dunia lainnya, Nova menjadi Steering Committee sebuah inisiatif bersama Task Force Initiative for the Advancement of Child and Adolescent Mental Health Services for Low – Middle Income countries (JIA – CAMHS).

Salah satu bentuk produk Steering Committee itu adalah Child and Adolescent Suicide Prevention Guidelines atau Panduan Pencegahan Bunuh Diri Anak dan Remaja yang secara resmi diluncurkan pada Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia 10 September 2024 .

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Dia menjelaskan panduan itu akan diterjemahkan dan dilatihkan kepada Jejaring Pengampuan Rumah Sakit Layanan Kesehatan Jiwa. Pelatihan Panduan Pencegahan Bunuh Diri melibatkan yang terdiri dari berbagai tim pencegahan bunuh diri lintas disiplin yakni dokter spesialis kedokteran jiwa atau psikiater, psikolog, perawat, dan dokter umum.

“Bahaya dari bunuh diri ini adalah efek Werther atau menular sehingga terjadi imitasi. Sehingga, pencegahan menjadi sangat krusial,” kata dia.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Berbagai upaya dilakukan, di antaranya pembuatan instrumen deteksi dini faktor risiko ide bunuh diri yang telah digunakan cukup luas oleh para peserta didik dalam tugas ilmiah penelitian.

Kemudian penandatangan nota kesepahaman antara PKJN RSMM dengan FEMA IPB berupa Program Barcode Pakai Kemeja (Periksa Kesehatan Mental Remaja). Barcode ini tersebar di dinding kampus dengan program skrining dan edukasi tentang cara tindak lanjut hasil skrining dengan tetap mengedepankan hak asasi manusia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kesehatan Jiwa Bunuh Diri Nova Riyanti

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Rabu, 24/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swedia vs Jepang

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777