https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Inflasi Tahunan Didorong Kenaikan Harga Komoditas

Untung Subagja | Kamis, 01/02/2024 22:25 WIB



Inflasi Tahunan Didorong Kenaikan Harga Komoditas Illustrasi, Toko Beras. (Foto istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jika inflasi tahunan pada Januari 2024 sebesar 2,57 persen didorong oleh inflasi sejumlah komoditas, di antaranya beras, sigaret kretek mesin, bawang putih, dan tomat.

“Berdasarkan kelompok pengeluaran inflasi tahunan terbesar terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,84 persen dan memberikan andil 1,63 persen terhadap inflasi umum,” kata Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Kamis (31/1/2024).

BPS menjelaskan terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 102,55 pada Januari 2023 menjadi 105,19 pada Januari 2024.

Baca juga :
Komisi X Sebut Bali Jadi Role Model Pemanfaatan Data BPS

Secara sebaran wilayah, seluruh provinsi mengalami inflasi tahunan, dengan inflasi tertinggi terjadi di Papua Tengah sebesar 4,76 persen. Sementara inflasi terendah terjadi di Kepulauan Bangka Belitung dengan catatan 1,21 persen.

Berdasarkan komponen, inflasi terjadi pada seluruh komponen. Inflasi pada komponen inti secara tahunan terus mengalami penurunan. Adapun komoditas yang memberikan andil inflasi di antaranya emas perhiasan, gula pasir, biaya kontrak rumah, biaya sewa rumah, dan nasi dengan lauk.

Baca juga :
Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

Sementara itu, tekanan inflasi tahunan komponen harga diatur pemerintah lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah sigaret kretek mesin, sigaret kretek tangan, sigaret putih mesin, tarif angkutan udara, dan tarif angkutan antarkota.

Sedangkan tekanan inflasi komponen harga bergejolak masih tinggi, di mana komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah beras, bawang putih, tomat, cabai merah, dan daging ayam ras.

Baca juga :
Legislator Golkar: Penumpukan Beras Bisa Picu Kenaikan Harga

Secara umum, BPS melaporkan ekonomi Indonesia mengalami inflasi 0,04 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), 2,57 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dan inflasi tahun kalender 0,04 persen (year-to-date/ytd).

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Inflasi Harga Komoditas BPS Beras

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Rabu, 24/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swedia vs Jepang

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777