https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Harga Beras Bergejolak, Dirut Bulog Grebek Pasar Perumnas Klender

Supianto | Senin, 28/08/2023 16:05 WIB



Dari awal tahun hingga hari ini Bulog sudah menggelontorkan sebanyak 723 ribu ton beras SPHP di seluruh Indonesia.  Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Budi Waseso melakukan Grebek Pasar di Perumnas Klender pada Senin (28/2).

JAKARTA, Jurnas.com - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Budi Waseso bersama Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prestyo Adi melakukan Grebek Pasar di Perumnas Klender pada Senin (28/2). Gerebek Pasar ini dilakukan di tengah gejolak harga beras.

Mereka memantau kelancaran Gerakan SIGAP (Siap Jaga Harga Pasar) Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) alias operasi pasar dan memastikan beras SPHP tersedia sepanjang tahun.

Gerakan SIGAP ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia mulai 28 Agustus 2023 dan dipastikan beras SPHP akan membanjiri pasar-pasar di seluruh daerah melalui pedagang pengecer dan juga tersedia di retail-retail modern.

Baca juga :
Jelang Ramadhan, Bulog Siap Jaga Stabilitas Harga Pangan

"Penyaluran beras SPHP yang sudah berjalan mulai awal tahun ini akan dimassive-kan melalui para pedagang pengecer, untuk itu kami perlu lihat langsung dan memastikan program ini berjalan tepat sasaran," kata Buwas, sapaan Budi Waseso.

Menurut Buwas, dari awal tahun hingga hari ini Bulog sudah menggelontorkan sebanyak 723 ribu ton beras SPHP di seluruh Indonesia. Pihaknya juga sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran bahwa Gerakan SIGAP SPHP ini harus berjalan lancar sepanjang tahun.

Baca juga :
Kemenhaj Gandeng Bulog dan Kementan Ekspor Beras untuk Konsumsi Jemaah Haji

"Kami pantau secara terus menerus situasi sekarang ini dan dengan kekuatan stok cadangan beras pemerintah yang dikuasai Bulog saat ini sebanyak 1,6 juta ton maka kami yakinkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak perlu khawatir karena Bulog memiliki stok yang sangat aman untuk kebutuhan stabilisasi harga beras sepanjang tahun," kata Buwas.

Sementara itu, Arief mengatakan, Bulog sudah melakukan intervensi stabilisasi harga beras yang sangat baik di semester pertama dan berlanjut di semester kedua tahun ini.

Baca juga :
Bulog Harus Punya Sistem Ketahanan Pangan untuk Wilayah Bencana

"Kita patut memberikan apresiasi kepada Bulog yang sudah mempersiapkan stok cadangan beras pemerintah dengan baik sehingga dapat mengantisipasi dampak Elnino dan juga mempersiapkan keamanan stok dalam menghadapi pemilu awal tahun depan," kata Arief.

Selain memaksimalkan penyerapan produksi dalam negeri, Bulog juga mendapatkan penugasan importasi beras pada tahun ini sebanyak 2 juta ton sehingga stok cadangan beras pemerintah yang dkuasai Bulog sangat mencukupi untuk kebutuhan penyaluran di dalam negeri.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Harga Beras Perum Bulog Perumnas Klender Budi Waseso

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777