https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Dampak El Nino, Filipina Buka Keran Impor Beras 500.000 Ton

Supianto | Rabu, 16/08/2023 15:23 WIB



Wakil Menteri Pertanian Filipina, Mercedita Sombilla mengatakan pada sidang kongres bahwa impor tambahan harus tiba antara November dan Januari. Petugas memeriksa persediaan beras di gudang Bulog. (Foto: Ist)

JAKARTA, Jurnas.com - Kementerian Pertanian Filipina merekomendasikan agar pedagang swasta mengimpor tambahan 500.000 metrik ton beras untuk menutupi kemungkinan kerugian panen yang disebabkan oleh fenomena cuaca kering El Nino.

Wakil Menteri Pertanian Filipina, Mercedita Sombilla mengatakan pada sidang kongres bahwa impor tambahan harus tiba antara November dan Januari.

Volume yang direkomendasikan adalah di luar pembelian beras tambahan yang disetujui oleh pedagang swasta tahun ini, dimana 300.000 metrik ton seharusnya tiba akhir bulan ini, dan 300.000 metrik ton lagi di bulan September, sebagian besar dari Vietnam.

Baca juga :
Legislator NasDem Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke di Tanah Suci

Harga eceran untuk beras impor dan produksi dalam negeri naik bulan ini sebanyak 14 persen, berdasarkan data pemerintah, karena harga petani global dan domestik melonjak, menambah tekanan pada inflasi pangan.

Panen biji-bijian pokok dalam negeri antara Juli dan September biasanya merupakan hasil kuartalan terendah tahun ini, mendorong harga di tingkat petani lebih tinggi sementara para pedagang juga bersaing untuk mendapatkan pasokan yang terbatas.

Baca juga :
Diburu ICC, Kepala Polisi Era Duterte Bersembunyi di Gedung Senat

Menambah risiko pasokan, pemerintah memperkirakan dampak El Nino pada hasil pertanian akan dirasakan antara kuartal terakhir hingga tiga bulan pertama tahun 2024.

Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr pada Rabu memperingatkan penimbun beras dan manipulator harga untuk tidak mencoba mengambil keuntungan dari penurunan pasokan musiman sambil meyakinkan masyarakat akan persediaan yang cukup.

Baca juga :
Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Tenaga dan Fokus Persiapan

"Pasokan beras mencukupi. Namun harga sangat bervariasi. Pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta untuk merasionalisasi harga dan menyediakan beras yang terjangkau di pasar dan di Kadiwa," kata kantor komunikasi kepresidenan mengutip ucapan Marcos, mengacu pada pusat perdagangan yang dikelola pemerintah.

Dia meminta Departemen Pertanian, di mana dia adalah sekretarisnya, untuk memantau harga pasar secara ketat.

Sumber: Reuters

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Cuaca Ekstrem El Nino Filipina Impor Beras

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777