https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sebanyak 1,2 Ton Bantuan Kementan Tiba di Papua

Supianto | Senin, 07/08/2023 21:47 WIB



Peristiwa meninggalnya enam orang di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah bukan karena kelaparan tapi karena dehidrasi Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan 1,2 ton bahan pangan berupa 1 ton beras, 100 dus biskuit dan 100 dus Supermi kepada warga 3 distrik di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah terdampak bencana cuaca ekstrem.

JAKARTA, Jurnas.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan 1,2 ton bahan pangan berupa 1 ton beras, 100 dus biskuit dan 100 dus Supermi kepada warga 3 distrik di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah terdampak bencana cuaca ekstrem.

Bantaun tersebut diserahkan Penjabat Sekda Mimika, Petrus Yumte didampingi para asisten dan staf ahli bersama Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Mimika, Alice Wanma.

Bantuan diterima oleh kepada Sekda Kabupaten Puncak, Darwin Tobing di Posko Bantuan yang berada di Jalan C. Heatubun, Senin (7/8).

Baca juga :
Pemerintah Sudan Selatan Dituding Halangi Bantuan Kemanusiaan

"Saya mewakili Penjabat Bupati Mimika sebagai tuan rumah, menyerahkan bantuan untuk bencana di Kabupaten Puncak dari Kementan 1 ton beras, 100 dus biskuit dan 100 dus Supermi. Kami berharap bahwa ini bantuan kemanusiaan kita semua warga Papua khususnya Papua Tengah mari kita saling beri dukungan agar bencana bisa pulih dengan cepat," ucap Petrus.

Sekda Kabupaten Puncak, Darwin Tobing mengatakan, menyampaikan terima kasih kepada Sekda Mimika dan jajaran yang berkesempatan menyerahkan bantuan kemanusiaan Kementan.

Baca juga :
Pemerintah Diminta Tegas Sikapi Penculikan Aktivis dan Jurnalis Indonesia

"Kami berterima kasih karena sudah menyerahkan. Ini akan bermanfaat untuk masyarakat di tiga distrik yang terdampak yaitu Agandugume, Lambewi dan Oneri," katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa peristiwa meninggalnya enam orang di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah bukan karena kelaparan tapi karena dehidrasi dan terkena penyakit diare sebagai dampak cuaca ekstrem (kemarau panjang, salju dan hujan es).

Baca juga :
Menlu AS Tawarkan US$100 Juta ke Kuba, Syaratnya Ganti Rezim

Hal inilah yang menimbulkan kelangkaan air minum dan merusak kualitas bahan makanan.

Selain Kementerian Pertanian, Pemkab Puncak juga sudah menerima bantuan dari berbagai pihak diantaranya, Kementerian Sosial, Panglima TNI, PT Freeport Indonesia, BNPB, Menko PMK.

Kepala BNPB dan Menko PMK bahkan sebelumnya berkesempatan berkunjung langsung ke Distrik Sinak Kabupaten Puncak. "Bantuan awal dikumpulkan disini, sudah 50 ton kami didistribusikan ke distrik agandugume setiap harinya menggunakan pesawat," kata Darwis.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kementerian Pertanian Kabupaten Puncak Bantuan Kemanusiaan Syahrul Yasin Limpo

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777