https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Gus Halim: Perencanaan Pembangunan di Desa Sudah On Track

Eko Budhiarto | Senin, 07/08/2023 11:04 WIB



Gus Halim: Perencanaan Pembangunan di Desa Sudah On Track Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) memberi arahan dalam Rapat Sinergitas dan Konsolidasi TPP dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa di hadapan ribuan pendamping desa se-Provinsi Aceh, Banda aceh , Minggu (6/8/2023). (Foto: Humas Kemendes PDTT).

Banda Aceh, Jurnas.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan di desa-desa seluruh Indonesia telah sesuai dengan target dan sasaran yang ditetapkan. Hal ini terbukti, salah satunya dari pemanfaatan dana desa 2023 yang lebih diprioritaskan untuk pertumbuhan ekonomi dan kualitas SDM di desa.

"Tahun 2023, dana desa yang dipakai untuk pertumbuhan ekonomi 45,7 persen, untuk SDM 37,1 persen. Artinya ini menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan di desa-desa sudah on track dan itu karena pendamping desa. Karena memang dana desa bisa dipakai apa saja kecuali yang dilarang," tegas menteri yang akrab disapa Gus Halim ini pada Rapat Sinergitas dan Konsolidasi TPP dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kota Banda Aceh, Minggu (6/8/2023).

Gus Halim menambahkan, besarnya total presentase dana desa 2023 untuk dua aspek tersebut menjadi bukti bahwa perencanaan dalam membangun desa telah sesuai masalah, potensi, dan data yang ada. Dana desa boleh dimanfaatkan untuk apa saja asalkan berkaitan langsung dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas SDM.

Baca juga :
Kolaborasi Lintas Sektor, Mendes Yakin Pemerataan Ekonomi Desa Terwujud

Menurut Gus Halim, keberhasilan ini tidak terlepas dari hasil kerja keras Tenaga Pendamping Profesional (TPP). Ia pun berharap manfaat baik keberadaan tenaga ahli hingga Pendamping Lokal Desa (PLD) dapat dipublikasikan sehingga masyarakat mengetahuinya.

"Kalau pendamping tidak bisa kerja, pemanfaatan dana desa tidak sesuai aturan, kalau pendamping tidak bisa kerja maka saya tidak bisa lihat pembangunan di desa, kalau pendamping tidak bisa kerja maka saya tidak tahu apakah perencanaan pembangunan di desa sesuai dengan kebutuhan, potensi, dan masalah," terang Doctor Honoris Causa UNY tersebut.

Baca juga :
Tinjau KDMP Bubung, Mendes Tegaskan Dana Desa Tak Dipotong Pemerintah Pusat

Gus Halim menambahkan ketika nanti semua desa telah berhasil mencapai status mandiri, maka pendampingan yang harus dilakukan juga semakin berat. Sebab fokusnya tidak lagi pada infrastruktur, justru beralih pada pemberdayaan agar SDM semakin berkualitas seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

"Desa semakin mandiri semakin butuh pendamping. Makanya obsesi saya adalah 1 desa 1 pendamping. Karena tugasnya semakin berat," kata Gus Halim.

Baca juga :
PKB Dukung Pemerintah Batasi Akses Digital Anak, Ingatkan Implementasi

Dalam acara itu, digelar penyerahan santunan dan Jaminan Hari Tua (HJT) dari BPJS kepada dua keluarga pendamping desa yang gugur saat menjalankan tugas. Keduanya adalah untuk ahli waris Edi Shandra PLD Kabupaten Aceh Barat sebesar Rp43.662.440, ahli waris Fadhliana PD Kabupaten Nagan Raya sebanyak Rp43.695.392.

Selain itu terkumpul juga dana solidaritas TPP Aceh untuk ahli waris Fadhliana sebesar Rp19.816.000 sebagai bentuk solidaritas.

Hadir mendampingi Gus Halim dalam rapat yang diikuti 869 TPP tersebut yakni Kepala Pusat PPMDDTT M Yusra. Selain itu hadir juga Anggota Komisi V DPR RI Ruslan M Daud dan Irmawan, serta Kepala Kantor BPJS Cabang Banda Aceh Syarifah Wan Fatimah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja Menteri Desa Gus Halim Perencanaan Pembangunan Desa Dana desa Kemendes PDTT

Terkini | Rabu, 21/10/2026 05:51 WIB

Gaya Hidup

Mengenal Sejarah Hari Martabat Global yang Diperingati Setiap 21 Oktober

Gaya Hidup

Mengapa Hari Perayaan Pikiran Diperingati Setiap 21 Oktober?

Kesehatan

Hari Pencegahan Gangguan Kekurangan Yodium 21 Oktober, Ini Sejarahnya

Humanika

21 Oktober 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

News

Iran Peringatkan AS soal Serangan Militer dan Bantah Negosiasi Nuklir

News

Mahasiswa Tagih Janji Prabowo Tangkap Pelaku Tambang Ilegal

News

Mentrans Dorong Penyelesaian Konflik Tanah Transmigrasi yang Berlarut-larut

News

Mahasiswa Bakal Gelar Demo Lebih Besar saat Peringatan Sumpah Pemuda

News

KPK Hibahkan 2 Aset Rampasan Korupsi ke Pemprov DKI Jakarta

News

Demonstran Tunggangi Tugu Tani, Bentangkan Tuntutan-Teriakan Revolusi

News

Legislator PAN Sebut Realisasi Amnesti Masih Jauh dari Target

Info Bank BNI

BNI Lanjutkan Buyback Saham, Perkuat Fundamental dan Kinerja

News

Menteri Perindustrian Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030

News

Hari ATC Sedunia, AirNav Komit Penguatan Layanan Navigasi Penerbangan

News

KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal dan Penumpang Berhasil Dievakuasi

News

Ketua DPR Minta Pemerintah Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Anak

News

Legislator Minta Penanganan Karhutla Kalsel Prioritaskan Kesehatan Warga

Ekonomi

Hingga Saat Ini, Sumbangan Pemulihan Desa Sade Capai Rp4,7 Miliar

Terpopuler

Selasa, 20/10/2026 01:01 WIB
Humanika

20 Oktober 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Selasa, 20/10/2026 09:37 WIB
News

Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777