https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

WhatsApp Siap Atasi Misinformasi dan Hoaks Jelang Pemilu 2024

Gery David Sitompul | Rabu, 28/06/2023 05:06 WIB



Hal itu disampaikan Manajer Kebijakan Publik WhatsApp Esther Samboh saat ditemui dalam acara Tampilan WhatsApp (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Aplikasi perpesanan instan Whatsapp, mengungkapkan telah siap mengatasi berbagai penyebaran misinformasi dan hoaks menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) di 2024.

Hal itu disampaikan Manajer Kebijakan Publik WhatsApp Esther Samboh saat ditemui dalam acara "WhatsApp SME Summit 2023" di Jakarta, Selasa (27/6).

"Dari sisi produk sudah ada berbagai batasan untuk membatasi viralitas informasi di WhatsApp. Selain itu sudah ada kerja sama dengan LSM lokal dan platform-platform lainnya," ujar dia.

Baca juga :
Saudi Perluas Fitur Tawakkalna, Izin Haji Dapat Diakses Langsung

Langkah sejenis sebenarnya sudah dilakukan WhatsApp sejak Pemilu 2019 agar misinformasi dan hoaks tidak menyebar dan memecah masyarakat.

Di Pemilu 2019, WhatsApp menggandeng Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) dan lembaga ICT Watch untuk membuka saluran telepon agar publik bisa melaporkan kabar "hoaks" temuan mereka.

Baca juga :
Prabowo Teken Perpres Pangkas Potongan Aplikator Ojol 8 Persen

Masyarakat dapat mengirim teks, foto, video dan audio yang berpotensi berisi misinformasi atau hoaks ke nomor +6285574676701.

Di samping itu, WhatsApp memastikan bahwa laporan terkait hoaks tersebut mendapat perlindungan enkripsi end-to-end sehingga pesan tidak dapat terlihat bahkan oleh WhatsApp sendiri.

Baca juga :
Meski Dilarang, Apple dan Google Dituding Pertahankan Aplikasi "Nudify"

Ada juga fitur WhatsApp yang membatasi jumlah meneruskan pesan atau forward menjadi hanya lima kali untuk satu pesan.

Pesan yang diteruskan lebih dari lima kali itu dilabeli dengan tanda "forwarded" sehingga penerima pesan dapat tahu bahwa pesan tersebut bukan asli ditulis oleh si pengirim.

Untuk Pemilu 2024, nantinya WhatsApp juga akan menghadirkan inovasi baru yang mungkin dikenalkan menjelang pesta demokrasi rakyat tersebut.

"Komitmen kami selalu untuk menjaga integritas pemilu di negara mana pun di dunia. Bagi WhatsApp tentunya juga penting untuk menjaga integritas pemilu di Indonesia," ujar Esther.

Sebelumnya, Pemilu serentak 2024 telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan jatuh pada 14 Februari 2024.

Hal itu dikukuhkan melalui Keputusan KPU RI Nomor 21 Tahun 2022, yang menetapkan bahwa Pemilu serentak yang diadakan akan memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Selain itu akan ada juga pemilihan anggota dewan perwakilan rakyat, anggota dewan perwakilan daerah, dewan perwakilan rakyat daerah provinsi dan dewan perwakilan rakyat kabupaten/kota.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Whatsapp Aplikasi Berita Hoaks Pemilu 2024

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777