https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sri Mulyani Bertemu Direktur IFC, Ini Program Investasi yang Usulkan

Redaksi | Kamis, 18/05/2023 21:34 WIB



Sri Mulyani Bertemu Direktur IFC, Ini Program Investasi yang Usulkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat pertemuan dengan Managing Director dari International Finance Corporation (IFC), Makhtar Diop. (Foto Kemenkeu)

Jakarta, Jurnas.com - International Finance Corporation (IFC) diharapkan lebih memperbanyak proyek dan program di Indonesia, berupa Investasi khusus di sektor yang belum terlalu disentuh seperti industry kreatif.

Hal itu, disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, saat pertemuan dengan Managing Director IFC, Makhtar Diop di Jakarta, baru-baru ini. Untuk diketahui, Diop, merupakan ekonom kelahiran Dakar, Senegal, orang Afrika pertama yang mengemban jabatan tersebut.

“Saya memberi masukan agar IFC juga lebih memperbanyak proyek dan program berupa investasi alih-alih hanya menyediakan pinjaman termasuk untuk sektor-sektor yang selama ini belum terlalu disentuh seperti industri kreatif," imbuh Sri Mulyani dalam keterangannya diterima, Kamis (18/5).

Baca juga :
Pidato Prabowo soal Dolar AS Jangan Jadi Alat Propaganda Politik

IFC adalah institusi keuangan internasional sebagai bagian dari @worldbank Group yang menyediakan layanan investasi, advisory, dan manajemen aset untuk mendorong pengembangan sektor swasta di negara-negara berkembang, khususnya dalam rangka pengentasan kemiskinan dan mendorong pembangunan.

Dalam kunjungannya kali ini, Diop mengungkapkan komitmennya untuk memperbesar kapasitas pendanaan di Indonesia hingga dua kali lipat pada tahun depan. Dia juga membeberkan beberapa proyek yang sudah mendapat sokongan IFC, di antaranya di bidang pertanian dan penyediaan air bersih.

Baca juga :
Heri Black Irit Bicara Usai Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bea Cukai

"Menyambut semangat Diop, saya menyampaikan dorongan agar IFC bisa menjadi katalisator bagi penerapan skema public-private-partnership (PPP) di Indonesia,” ucap mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Sri Mulyani juga turut mendukung IFC yang berencana untuk memperkuat proyek/programnya terkait carbon capture technology. Dia pun meminta hal itu diselaraskan dengan salah satu isu prioritas Indonesia terkait transisi energi, sebagai bagian dari komitmen Indonesia.

Baca juga :
Ketua Komisi VII: UMKM Harus Jadi Andalan Hadapi Goncangan Ekonomi Global

Kemudian, memperluas akses terhadap teknologi yang terjangkau dan bersih guna mendorong pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dan lebih hijau. "Melalui pertemuan ini, saya harap bisa menjadi batu loncatan bagi pengembangan investasi IFC di Indonesia ke depannya," pungkas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sri Mulyani Makhtar Diop IFC program investasi

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Selasa, 30/06/2026 02:02 WIB
Gaya Hidup

Ini Alasan Mengapa TIM Jadi Oase Kreatif yang Wajib Dikunjungi

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777