https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mendag Minta Antisipasi Kenakan Harga Pangan

Redaksi | Kamis, 18/05/2023 22:36 WIB



Semua Pihak Diminta Persiapkan Langkah Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat mersmikan pabrik kopi yang dikelola oleh siswa-siswi di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung. (Foto Humas Kemendag)

Jakarta, Jurnas.com - Semua pihak diminta menyiapkan langkah antisipasi, terhadap kenaikan harga pangan sebagai dampak El Nino. Hal tersebut, disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, saat meninjau pabrik kopi yang dikelola oleh siswa-siswi di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, Kamis.

"Kita harus bersiap-siap atas adanya ancaman El Nino yang membuat udara menjadi panas luar biasa, ini juga bisa mengakibatkan kenaikan harga pangan," ujar Zulkifli Hasan, dalam keterangannya diterima di Jakarta, Kamis (18/5).

Mendag Zulhas (sapaan akrabnya) mengatakan, kenaikan harga pangan tersebut terjadi akibat berkurangnya produksi karena musim kemarau di sejumlah negara Asia termasuk Indonesia. "Gula, bawang putih, sekarang telur yang harganya naik. Ini yang harus kita antisipasi harus bersiap karena harga mulai mahal dan pasokan agak berkurang," katanya.

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

Dia juga meminta masyarakat untuk mengatur konsumsi dengan baik. "Kita coba lakukan langkah antisipasi, dan perlu juga kita mengatur dan gunakan seperlunya saja," ucapnya.

Ia melanjutkan untuk sejumlah bahan pangan yang tidak dibeli secara impor semua dalam kondisi stok yang aman. "Ini kemungkinan yang impor saja yang berkurang untuk yang tidak impor semua stok aman dan tersedia," tambahnya.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional pada April 2023 jumlah ketersediaan pangan secara nasional meliputi ketersediaan beras 36.685.032 ton dan kebutuhan sebesar 30.858.254 ton serta ada surplus 5.826.778 ton.

Lalu jagung ketersediaan sebesar 22.602.379 ton dan kebutuhan sebesar 16.667.304 ton, kedelai ketersediaan 2.928.958 ton dan kebutuhan sebesar 2.756.325 ton, bawang merah ketersediaan 1.503.589 ton dan kebutuhan sebesar 1.207.350 ton.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Bawang putih ketersediaan 776.668 ton dan kebutuhan sebesar 669.181 ton, cabai besar ketersediaan 1.365.411 ton dan kebutuhan sebesar 936.372 ton, cabai rawit sebesar ketersediaan 1.504.846 ton dan kebutuhan sebesar 918.843 ton.

Daging ayam ras ketersediaan 2023 sebesar 4.114.951 ton dan kebutuhan sebesar 3.507.754 ton, telur ayam ras ketersediaan 6.173.688 ton dan kebutuhan sebesar 5.883.434 ton, gula konsumsi ketersediaan 4.842.247 ton dan kebutuhan sebesar 3.401.521 ton.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Mendag Zulhas harga pangan El nino

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Selasa, 30/06/2026 02:02 WIB
Gaya Hidup

Ini Alasan Mengapa TIM Jadi Oase Kreatif yang Wajib Dikunjungi

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777