https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Strategi BI Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Global

Untung Subagja | Senin, 08/05/2023 22:14 WIB



Ini strategi BI jaga stabilitas rupiah di tengah gejolak global Bank Indonesia

Jakarta, Jurnas.com - Bank Indonesia (BI) ternyata miliki strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak ekonomi global.

Strategi pertama adalah dengan tetap memastikan BI berada di pasar untuk memastikan mekanisme pasar.

“Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, khususnya dari kenaikan suku bunga The Fed dan ketidakpastian pasar keuangan global, BI tetap berada di pasar untuk memastikan mekanisme pasar,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo, di Jakarta, Senin (8/5/2023).

Baca juga :
Dipimpin Matthew Wale, Solomon Beri Sinyal Manuver ke Taiwan?

Strategi berikutnya adalah melalui perluasan penerapan pengelolaan devisa hasil ekspor (DHE) dan terus menambah kecukupan cadangan devisa.

Perry mengatakan nilai cadangan devisa saat ini sebesar 145,3 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Baca juga :
Toyota Vellfire Senilai Rp2 Miliar Ludes Terbakar di Tol Cipularang

Menurutnya, nilai tersebut lebih dari cukup untuk mengendalikan nilai tukar rupiah.

Perry melanjutkan, BI memandang stabilitas nilai rupiah merupakan hal penting untuk mengendalikan inflasi, terutama inflasi barang impor (imported inflation). Alasan tersebut yang membuat BI terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas rupiah.

Baca juga :
Polemik Film Pesta Babi, Pengamat: Jangan Reaktif, Kesempatan untuk Dialog

Sejalan dengan arah bauran kebijakan tersebut, BI juga memperkuat kebijakan moneter melalui penguatan suku bunga dan operasi moneter.

Misalnya, BI telah menaikkan suku bunga acuan atau BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2023. Sejak itu, BI terus mempertahankan nilai BI7DRR hingga April 2023.

“Keputusan ini tetap konsisten dengan stance kebijakan moneter pre-emptive dan forward looking untuk memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi ke depan,” ujar Perry.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bank Indonesia BI Stabilitas Rupiah nilai tukar rupiah

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Selasa, 30/06/2026 02:02 WIB
Gaya Hidup

Ini Alasan Mengapa TIM Jadi Oase Kreatif yang Wajib Dikunjungi

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777