Presiden Barcelona, Joan Laporta (Foto: Sports Mole)
Madrid, Jurnas.com - Presiden Barcelona, Joan Laporta, meminta klub mempelajari kemungkinan meninggalkan La Liga, di tengah skandal dugaan penyogokan wasit sepanjang periode 2001-2018.
Barcelona memperhitungkan peluang pindah jika mendapatkan sanksi berat dari pemerintah Spanyol maupun UEFA, sebagaimana laporan OnzeTV3 yang dikutip Goal pada Selasa (2/5).
Sejauh ini belum ada keputusan yang diambil seputar rencana tersebut. Namun, Laporta telah meminta laporan detail mengenai opsi yang tersedia.
Di sisi lain, dewan Barcelona yakin tidak ada hukuman yang akan dijatuhkan terkait kasus penyuapan wasit Negreira. Namun, ada kemungkinan El Blaugrana dikeluarkan dari kompetisi Eropa musim depan.
Barcelona juga belum menyoroti salah satu liga yang potensial menurut laporan itu. Namun, ada ketertarikan dari Timur Tengah yang saat ini sedang berinvestasi besar-besaran untuk sepak bola.
Pada Januari lalu, Paris Saint-Germain (PSG) memainkan pertandingan persahabatan melawan Riyadh Al-Stars, yang menampilkan Kylian Mbappe dan Lionel Messi, melawan Cristiano Ronaldo.
Selasa, 29/09/2026 09:40 WIB
Senin, 28/09/2026 21:21 WIB
Sabtu, 26/09/2026 17:05 WIB