https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

KLHK Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Makanan

Redaksi | Rabu, 05/04/2023 19:15 WIB



KLHK Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Makanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meluncurkan gerakan Hari Kompos di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. (Foto Humas KLHK)

Jakarta, Jurnas.com - Dalam peluncuran Hari Kompos, di Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meminta masyarakat agar mengurangi sampah makanan seiring dengan adanya peningkatan timbulan sampah sisa makanan sekitar 20 persen setiap Ramadhan.

"Kami mengajak masyarakat untuk menjadi contoh, mari kita lead by example dan juga menginspirasi mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang. Kita coba hijrah (kurangi sampah makanan) pada bulan Ramadan ini," kata Direktur Pengurangan Sampah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 KLHK Sinta Saptarina Soemiarno di Jakarta, Rabu.

Sinta menuturkan beberapa daerah telah melaporkan peningkatan timbulan sampah makanan, seperti Kota Padang yang meningkat 5 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan Kota Surabaya yang sejak awal Ramadhan pengangkutan sampah naik 200 ton ke tempat pemrosesan akhir atau TPA.

Baca juga :
Begini Pola Hidup Sehat yang Diajarkan Rasulullah

"Jumlah penduduk yang terus meningkat turut berimbas terhadap peningkatan sampah dan sayangnya tidak diimbangi dengan pelayanan pengelolaan sampah yang memadai, sehingga TPA menjadi kelebihan kapasitas," katanya.

Menurut Sinta, timbulan sampah makanan yang naik sekitar 20 persen setiap Ramadhan akibat perilaku konsumtif masyarakat yang lapar mata. Perilaku konsumtif itu berpotensi meningkatkan jumlah makanan yang terbuang karena tidak habis dikonsumsi.

Baca juga :
Apa Penyebab Dam saat Haji dan Cara Membayarnya?

"Sebetulnya kalau sampah tidak terkelola, selain berdampak buruk bagi kesehatan makhluk hidup, juga berpotensi pencemaran dan kerusakan lingkungan serta perubahan iklim," ujar Sinta.

Lebih lanjut dia meminta masyarakat agar aktif memilah dan mengolah sampah secara mandiri. "Sampah rumah tangga yang berasal dari dapur atau meja makan dipilah agar sampah anorganik dan organik tidak tercampur," katanya.

Baca juga :
Valentino Rossi Ingin Pertahankan 1 Rider Italia untuk Timnya di 2027

Sampah anorganik bisa disetorkan kepada bank sampah di dekat rumah untuk mendapatkan imbalan hasil berupa uang, asuransi, dan sebagainya. Sedangkan sampah organik sisa makanan diolah menjadi kompos atau disalurkan kepada tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) untuk dijadikan pupuk hingga biogas.

Ia mengatakan, apabila setiap rumah tangga mampu mengolah sampah sisa makanan secara mandiri, maka 10,92 juta ton sampah organik itu tidak akan berakhir di TPA. Dengan demikian, menurut dia, aktivitas mengompos sampah sisa makanan bisa menurunkan emisi gas rumah kaca sekitar 6,8 juta ton setara karbon dioksida per tahun.

"Kami mendorong masyarakat perumahan untuk bisa mengolah sampah makanan, karena sebetulnya kompos itu sangat mudah dan bermanfaat," pungkas Sinta.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

KLHK Hari Kompos sampah makanan

Terkini | Minggu, 28/06/2026 04:02 WIB

News

Serangan Drone Iran Ancam MoU Gencatan Senjata dengan AS

News

Ditambah Rp4 Triliun, Istana Pastikan Anggaran Riset Masih Fleksibel

News

Iran Sebut Serangan AS Langgar MoU Perdamaian

News

Pengamat Sebut Penegakan Hukum jadi Cermin Kualitas Demokrasi

News

Rudianto Lallo: Kenaikan Kepercayaan Publik Modal Polri Perkuat Reformasi

Humanika

Asal Usul Jakarta: Dari Sunda Kelapa, Jayakarta, hingga Jadi Ibu Kota

News

Rosan Ajak Perguruan Tinggi Implementasikan Riset ke Industri Hilirisasi

Gaya Hidup

Ini 9 Hal Paling Identik dengan Jakarta, Nomor 6 Sulit Dipisahkan

Gaya Hidup

Studi Ungkap Badai Matahari Bisa Ubah Cuaca Bumi dalam Hitungan Jam

Gaya Hidup

Jejak Purba di Indonesia Ungkap Kemungkinan Baru Asal-usul Homo Sapiens

News

Kemenhut Gagalkan Upaya Penyelundupan Satwa Liar ke Oman

News

Menteri PPPA Kecam Penyiksaan Balita, Desak Penegakan Hukum-Pemulihan Korba

News

Mentrans Sebut Transmigrasi Patriot Diikuti Pendaftar dari Kampus Dunia

News

Menteri ESDM Beberkan Strategi Ketahanan Energi di Hadapan Akademisi

News

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Seha

News

Menteri ESDM Jamin Cadangan BBM Aman, Harga Subsidi Tidak Naik

Warta MPR

Eddy Soeparno: Presiden Tegaskan Komitmen Transisi Energi dan Aksi Iklim

News

MUI Dorong Indonesia Jadi Jembatan Perdamaian Dunia di Era Multipolar

Terpopuler

Sabtu, 27/06/2026 02:02 WIB
Humanika

27 Juni 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Kamis, 25/06/2026 11:43 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Ekuador

Jum'at, 26/06/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Norwegia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777