https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menkop Berharap Importir Ilegal Diberi Efek Jera

Redaksi | Selasa, 28/03/2023 23:05 WIB



UMKM dalam negeri saat ini sedang kalah saing dengan produk impor baik yang legal maupun ilegal, khususnya yang datang dari China lantaran harganya yang murah. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Kiri) dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (MenkopUKM) Teten Masduki saat menghadiri pemusnahan pakaian bekas impor di Cikarang, Jawa Barat.(Foto Istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Koperasi dan UKM bersama kementerian terkait lainnya telah melakukan berbagai upaya untuk melindungi jenama lokal. Terlebih, saat ini jenama alas kaki, kosmetik dan pakaian lokal memiliki kualitas yang tak kalah dengan luar negeri.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membenahi ekosistem bisnis dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar bisa bersaing di lokapasar sehingga mampu menembus pasar internasional.

Hal ini, disampaikan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (MenkopUKM) Teten Masduki saat menghadiri pemusnahan pakaian bekas impor di Cikarang, Jawa Barat. Teten pun berharap, pelaku impor ilegal diberi efek jera agar tidak merugikan produk UMKM dalam negeri.

Baca juga :
KemenHAM Perluas Perlindungan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM

"Ini kan sebenarnya perkembangan yang sangat bagus, jangan sampai kemudian ekosistem ini dirusak dengan produk ilegal, saya ingin ini berlanjut penegakan hukumnya, dan harus sampai betul-betul menimbulkan efek jera bagi para penyelundupnya," ujar Menteri Teten usai "Pemusnahan 7.363 bal Pakaian Bekas" di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (28/3).

"Sebenarnya kita udah lindungi brand-brand lokal yang lagi hype itu seperti sepatu, kosmetik, brand-brand pakaian jadi. Kita juga sedang membenahi ekosistem bisnisnya supaya misalnya akses untuk bahan baku, akses kepada pembiayaan, akses kepada pabriknya, sudah cukup banyaklah," lanjut Menteri Teten.

Baca juga :
Kejagung Tetapkan Eks Anggota Ombudsman Tersangka Perintangan Penyidikan

Teten menjelaskan, kondisi UMKM dalam negeri saat ini sedang kalah saing dengan produk impor baik yang legal maupun ilegal, khususnya yang datang dari China lantaran harganya yang murah. Lebih lanjut, kehadiran pakaian bekas impor ilegal dinilai semakin memperparah keterpurukan UMKM yang berusaha bertahan di tengah gempuran barang-barang luar negeri.

"UMKM fesyen yang masuk ke pasar domestik pasar lokal ini sudah lama sebenarnya tergerus oleh produk impor ilegal maupun yang legal. Nah, yang pakaian bekas ini memang betul-betul UMKM tidak bisa bersaing lah," ujarnya.

Baca juga :
Family Weekend, Kemeriahan Math Competition hingga Ajang Got Talent
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menkop UKM Teten Masduki pelaku impor ilegal pakaian bekas efek jera

Terpopuler

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777