https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

MUI Minta Ramadhan Tidak Diisi Isu Politik Perpecahan

Untung Subagja | Kamis, 23/03/2023 08:05 WIB



MUI mendorong agar umat Islam tidak hanya sekadar menunaikan ibadah puasa selama Ramadan, tetapi juga membantu kaum fakir miskin Gedung Majelis Ulama Indonesia (Foto: MUI)

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah menetapkan 1 Ramadahn 1444 Hijriah jatuh pada Kamis (23/3/2023). Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap agar bulan Ramadhan kali ini tidak diisi dengan isu politik perpecahan.

Ketua MUI Abdullah Jaidi menekankan agar umat Islam memanfaatkan Ramadan untuk meningkatkan kesalehan ibadah serta sosial.

MUI mendorong agar umat Islam tidak hanya sekadar menunaikan ibadah puasa selama Ramadan, tetapi juga membantu kaum fakir miskin.

Baca juga :
Niat Berkurban untuk Orang yang Telah Meninggal Dunia, Bolehkah?

Selanjutnya, Abdullah menekankan pentingnya persatuan seluruh umat di Indonesia. Soal ini, dia mengingatkan Indonesia kini telah memasuki tahun politik jelang Pemilu 2024.

"Apalagi di tahun-tahun politik ini agar kita dapat menjadi saling pengertian, tidak menjadikan isu-isu politik perpecahan di antara kita umat dan bangsa Indonesia," ujar Abdullah di Gedung Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Rabu (22/3/2023).

Baca juga :
Nyeri Haid Berlebihan Bisa Jadi Tanda Endometriosis, Benarkah?

Dalam kesempatan kali ini, Abdullah merespons positif atas penetapan awal Ramadan 1444 Hijriah. Hanya saja, dia menilai ada peluang penetapan Hari Raya Idul Fitri akan berbeda-beda.

"Kemungkinkan terjadi perbedaan adalah nanti di 1 Syawal," ungkap Abdullah.

Baca juga :
Komisi V Warning Pemerintah Wacana 2 Juta Rumah Bisa Berakhir Omon-omon

Meski demikian, Abdullah menekankan agar publik luas tidak saling berkonflik jika terjadi perbedaan penetapan. Dia menegaskan pentingnya penyelesaian suatu persoalan dengan baik-baik.

Abdullah juga mendorong agar semua umat menghargai penetapan tiap kelompok. Justru, dia menekankan agar perbedaan bisa mendorong persatuan yang kuat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

MUI Ramadhan Isu Politik

Terkini | Minggu, 28/06/2026 10:16 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777